Geger Duel King Kobra dan Sanca di Tasikmalaya hingga 'Dilerai' Damkar

2026-02-03 14:07:50
Geger Duel King Kobra dan Sanca di Tasikmalaya hingga 'Dilerai' Damkar
Warga Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) digegerkan dengan pertarungan antara king kobra dengan ular sanca. Dua ekor ular berukuran besar itu bergelut di area persawahan yang dekat dengan permukiman warga.Dilansir detikjabar, Selasa (30/12/2025), warga sekitar tak berani mendekati lokasi saat duel berlangsung. Mereka memilih menjauh karena khawatir akan keselamatan."Enggak ada yang berani mendekat, petani juga menjauh. Warga juga ketakutan. Ularnya di sawah lagi saling lilit," Kata Iskandar, warga sekitar.Petani yang pertama kali melihat kejadian itu segera melaporkan kepada aparat desa. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan permintaan bantuan kepada petugas Animal Rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tasikmalaya.Sekitar 20 menit setelah laporan diterima, petugas damkar tiba di lokasi. Proses evakuasi pun berlangsung menegangkan karena kedua ular masih terlibat perkelahian."Kami laksanakan evakuasi king kobra, waktu ke sana lagi bergelut dengan ular sanca," Kata Komandan Damkar Kabupaten Tasikmalaya, Aam kepada detikjabar, Senin (29/12/25)."Ular sanca agak kecil saya bantu pegangan ular sancanya. Nah kawan kami Iwan tangkap ular king kobranya. Ukurannya besar king kobra ini," Kata Aam.Simak selengkapnya di siniLihat juga Video: Momen Warga di Gorontalo Panik Ada Ular Kobra 2 Meter Masuk Rumah[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-02-03 12:37