IPB Petakan 1.008 Calon Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih

2026-02-05 00:50:20
IPB Petakan 1.008 Calon Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih
- Institut Pertanian Bogor (IPB) University memetakan 1.008 calon lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Hal tersebut dipaparkan dalam Diseminasi Hasil Survei Lokasi KNMP guna mendorong Ekonomi Biru, Sabtu .Direktur Pengembangan Masyarakat Agromaritim (DPMA) IPB, Handian Purwawangsa menyampaikan, pihaknya mendalami 282 desa yang menghasilkan 77 rekomendasi calon lokasi KNMP hub. Selain itu, ada 194 calon lokasi KNMP penyangga, serta 11 lokasi bukan desa perikanan tangkap.Baca juga: "Paparan kegiatan juga menyampaikan jenis dan kapasitas fasilitas yang dibutuhkan berbasis klaster berikut dengan rumusan model bisnis, kewirausahaan, dan model pendampingan yang terintegrasi guna memastikan keberlanjutan ekonomi masyarakat nelayan di calon lokasi KNMP," kata Handian dalam keterangannya, dikutip Senin .Dia menyebut, data dan analisis yang dipaparkan oleh para pakar dalam forum diseminasi bukan sekadar angka, tapi dasar untuk memastikan ketepatan sasaran pembangunan.Dengan demikian, infrastruktur yang dibangun sejalan dengan karakteristik lahan dan model bisnis yang ditawarkan menciptakan kemandirian bagi nelayan."Melalui diseminasi hari ini, diharapkan nanti tersusun rekomendasi desa-desa yang akan masuk ke tahap pembangunan konstruksi," papar Sekretaris Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Ridwan Mulyana.KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO Aksdemisi IPB memetakan 1.008 calon lokasi Kampung Nelayan Merah Putih untuk mendorong kemandirian bagi nelayan. Sementara itu, Wakil Rektor III IPB University, Ernan Rustiadi menyampaikan, program KNMP adalah kerja sama strategis antara KKP bersama IPB University.Forum Diseminasi Hasil Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih ini menjadi kelanjutan dari survei lapangan yang telah dilakukan para surveyor.Tujuannya, memaparkan hasil penapisan sistematis serta verifikasi lapangan terhadap calon lokasi pembangunan KNMP untuk 2026 mendatang."Ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi akademisi dan pemerintah dalam membangun Indonesia," jelas Ernan.Ia berharap, akademisi dari IPB dan KKP serta perwakilan perguruan tinggi mitra dapat memanfaatkan forum diskusi untuk melakukan validasi teknis ataupun memberikan masukan yang konstruktif.Baca juga: "Melalui diseminasi ini, diharapkan akan tersusun rekomendasi lokasi yang siap masuk tahap konstruksi dan terwujudnya dukungan kolektif terhadap peta jalan pelaksanaan program Kampung Nelayan Merah Putih secara nasional," ungkap Ernan.KKP bakal membangun 35 lokasi KNMP di sejumlah pesisir Indonesia. Pembangunan tahap dua itu melengkapi 65 kampung yang lebih dulu dibangun sehingga total pembangunan tahun anggaran 2025 mencapai 100 lokasi.Pembangunan KNMP tahap dua menggunakan anggaran negara sebesar Rp 859 miliar dengan skema kontrak tahun jamak (Multi Year Contract/MYC). Pembangunannya ditargetkan selesai pada Mei 2026.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-02-04 23:51