Barcelona Mulai Bergerak untuk Rekrut Dusan Vlahovic dari Juventus

2026-02-02 19:13:59
Barcelona Mulai Bergerak untuk Rekrut Dusan Vlahovic dari Juventus
- Klub Liga Spanyol (LaLiga), Barcelona, dikabarkan mengincar penyerang Juventus, Dusan Vlahovic, yang berpeluang didatangkan secara gratis pada musim panas mendatang.Situasi kontrak Dusa Vlahovic yang memasuki masa akhir bersama Juventus membuka peluang besar bagi Blaugrana untuk memperkuat lini depan mereka.Langkah Barcelona tersebut muncul di tengah ketidakpastian masa depan Robert Lewandowski, yang kontraknya juga akan berakhir.Kondisi ini membuat manajemen klub asal Catalan aktif memantau opsi penyerang baru demi menjaga daya saing di Liga Spanyol dan LaLiga musim depan.Menurut laporan media Spanyol, Barcelona sudah menjalin komunikasi awal terkait potensi transfer Dusan Vlahovic.Baca juga: Man City Patok Harga Nathan Ake, Barcelona Sanggup Membayarnya?Direktur Sepak Bola Barcelona, Deco, dikabarkan telah berbicara dengan agen sang pemain sejak beberapa bulan lalu untuk membahas kemungkinan kerja sama.Melansir dari Marca, Barcelona bahkan sudah membuka opsi bagi Vlahovic untuk menandatangani pra-kontrak.Situasi ini memungkinkan sang pemain hengkang dari Juventus tanpa biaya transfer, sebuah skenario yang sangat relevan mengingat keterbatasan finansial klub di bursa transfer.Matteo Moretto kemudian mengonfirmasi proses komunikasi tersebut.“kedua pihak sedang dalam pembicaraan,” ujar Moretto saat berbicara di Radio Marca.Peluang Vlahovic bertahan di Juventus dinilai sangat kecil. Moretto menilai negosiasi perpanjangan kontrak nyaris tidak mungkin terjadi karena perbedaan kepentingan antara kedua belah pihak.Ia menyebutkan bahwa Juventus kesulitan memenuhi ekspektasi performa sang pemain, sementara Vlahovic enggan menerima pemotongan gaji signifikan.Baca juga: 3 Bek yang Masuk Radar Barcelona, Inter Siap Lepas Milan Skriniar?Situasi ini memperkuat spekulasi bahwa Juventus akan kehilangan striker mereka tanpa kompensasi pada bursa transfer musim panas.AFP/MARCO BERTORELLO Penyerang Juventus, Dusan Vlahovic, merayakan gol pertama timnya pada laga Liga Champions Juventus vs Sporting CP di Stadion Allianz di Turin, pada tanggal 4 November 2025.Dusan Vlahovic bergabung dengan Juventus dari Fiorentina pada Januari 2022 dengan nilai transfer tinggi. Namun, kontribusinya di Serie A belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi.Selama membela Juventus, ia mencatatkan 64 gol dan 16 assist dari 162 pertandingan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Bersamaan dengan hal tersebut, pemateri sekaligus psikolog, Muslimah Hanif mengatakan, hasil dari rapid asesmen yang dilakukan menunjukkan lebih dari 50 persen peserta menunjukkan emosi cenderung sedih.Ada sebagian dari mereka menunjukkan hasil emosi senang karena dapat bermain dan berjumla dengan teman-temannya.Hasil lain juga didapat dari wawancara informal dengan kepala sekolah dan guru. Sebagian besar dari mereka masih merasa cemas dan memerlukan bantuan untuk mengurangi rasa khawatir terkait dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu serta dampak dari bencana yang terjadi, ujar Muslimah.Selanjutnya, Kemendikdasmen juga akan melakukan pendampingan psikososial di beberapa titik lokasi bencana. Dengan harapan, warga satuan pendidikan terdampak bencana tetap semangat dan terbangun rasa senang dalam proses pembelajaran.DOK. KEMENDIKDASMEN Mendikdasmen Abdul Mu?ti saat mengajak siswa menyanyi bersama di tenda darurat Dusun Suka Ramai, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara .Pemulihan psikologis murid menjadi langkah penting sebelum proses belajar-mengajar dimulai kembali. Tanpa penanganan tepat, trauma ini dapat berkembang menjadi gangguan jiwa serius di kemudian hari dan menghambat potensi anak-anak dalam jangka panjang.Anak-anak dan remaja adalah kelompok sangat rentan terhadap trauma pascabencana. Mengalami banjir, kehilangan rumah, harta benda, atau bahkan orang yang dicintai dapat memicu gangguan kesehatan mental.Baca juga: Kementrans Monitoring Kawasan Transmigrasi Terdampak Banjir SumateraPenting juga untuk diingat bahwa guru juga menjadi korban dan mengalami trauma. Guru yang lelah secara emosional atau mengalami trauma sendiri tidak akan siap untuk mengajar secara efektif, yang pada akhirnya memengaruhi siswa.Dukungan tepat dan berkelanjutan sangat penting agar anak-anak dapat memproses trauma yang mereka alami, bangkit kembali, dan melanjutkan tugas perkembangan mereka dengan baik.

| 2026-02-02 18:26