JAKARTA, - Panglima TNI Agus Subiyanto menyatakan, TNI mengerahkan sebanyak 37.910 personel untuk mendukung proses rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Pengerahan tersebut mencakup penambahan 15 batalion, yang terdiri dari lima Batalyon Zeni dan 10 Batalyon Teritorial Pembangunan.“Pelibatan personel TNI pada saat rekonstruksi dan rehabilitasi sejumlah 37.910 orang, termasuk penambahan 15 batalion,” kata Agus dalam Konferensi Pers Perkembangan Terkini Penanganan Pascabencana di Posko Terpadu Lanud Halim Perdanakusuma, Senin .Baca juga: Perintah Prabowo: Kerahkan Segala Daya Upaya untuk Penanganan Banjir SumateraAgus menjelaskan, batalion tersebut akan membantu berbagai pekerjaan fisik di wilayah terdampak, salah satunya pemasangan Jembatan Bailey.Baca juga: Jembatan Bailey Rampung, Akses Bener Meriah-Eks Simpang KAA Kembali TersambungSebagai informasi, Jembatan Bailey umumnya digunakan sebagai jembatan darurat pengganti jembatan penghubung yang putus.Jembatan dengan rangka baja ringan berkualitas tinggi ini bersifat mudah dipindahkan atau movable.Selain pemasangan Jembatan Bailey, Agus menuturkan, personel TNI juga dikerahkan untuk pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap), serta pembersihan fasilitas umum.“Kemudian pembuatan huntara dan huntap, pembersihan lumpur yang ada di sekolah, pesantren, jalan, dan fasilitas umum lainnya,” imbuhnya.
(prf/ega)
TNI Kerahkan 37.910 Personel untuk Rekonstruksi Usai Banjir Sumatera
2026-01-12 05:48:20
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:44
| 2026-01-12 04:27
| 2026-01-12 03:41
| 2026-01-12 03:05










































