Kaleidoskop 2025: Daftar Penemuan Dinosaurus Sepanjang Tahun, Ada 44 Spesies Baru

2026-02-01 21:29:57
Kaleidoskop 2025: Daftar Penemuan Dinosaurus Sepanjang Tahun, Ada 44 Spesies Baru
- Tahun 2025 menjadi "era keemasan" dalam ilmu pengetahuan dinosaurus.Dengan jumlah kunjungan museum yang memecahkan rekor dan film-film yang terus dirilis, daya tarik terhadap makhluk purba ini semakin tak terhindarkan.Berdasarkan catatan ahli, sekitar 1.400 spesies dinosaurus kini telah teridentifikasi dari lebih 90 negara, dan laju penemuan terus meningkat.Sepanjang tahun 2025 saja, 44 spesies dinosaurus baru berhasil ditemukan—hampir satu spesies per minggunya.Penemuan dinosaurus 2025 datang dari berbagai hotspot paleontologi seperti Argentina, China, Mongolia, dan Amerika Serikat.Bahkan, fosil dinosaurus juga ditemukan di tempat yang tak terduga, dari desa di Serbia hingga pantai Skotlandia barat laut yang sering diguyur hujan.Baca juga: Cara Dinosaurus Membesarkan Anak Mengubah Wajah Ekosistem Bumi PurbaBerikut adalah beberapa penemuan paling spektakuler dan penting tahun 2025 seperti dikutip The Independent:Masaya Hattori Dalam rekonstruksi karya seniman ini, dua pachycephalosaurus dari spesies baru Zavacephale rinpoche sedang beradu, saling menyundul yang menurut beberapa peneliti mungkin menjadi penyebab tengkorak mereka menebal.Beberapa fosil begitu menarik, hingga memicu kehebohan di konferensi akademik. Zavacephale adalah salah satunya.Kerangka menakjubkan dari dinosaurus pemakan tumbuhan sepanjang satu meter ini ditemukan di bebatuan berusia 110 juta tahun di Gurun Gobi, Mongolia.Zavacephale adalah anggota tertua yang diketahui dari kelompok pachycephalosaurs, kelompok dinosaurus yang terkenal dengan tengkorak berkubah yang kemungkinan digunakan untuk menanduk kepala, mirip seperti domba bighorn modern.Penemuan Zavacephale dinilai krusial untuk memahami evolusi awal kelompok dinosaurus yang penuh misteri ini.Matthew Dempsey Spicomellus afer, dinosaurus lapis baja (ankylosaurus) tertua yang pernah ditemukan di duniaSpicomellus awalnya diidentifikasi pada tahun 2021 hanya dari tulang rusuk yang tidak lengkap.Namun, penemuan kerangka yang lebih lengkap pada tahun 2025—dalam bebatuan berusia 165 juta tahun di Maroko—mengungkap salah satu dinosaurus paling aneh yang pernah ditemukan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Kamera belakang Honor 500 Pro juga lebih canggih, dengan konfigurasi kamera utama 200 MP, kamera ultrawide 12 MP, dan kamera telefoto 50 MP dengan zoom optis 3x.Sementara Honor 500 reguler dibekali kamera utama 200 MP dan kamera ultrawide 12 MP yang sama tapi tanpa kamera telefoto.Baca juga: Honor X6b Plus Meluncur, HP Tahan Banting Harga Rp 1 JutaanSelebihnya, spesifikasi Honor 500 dan Honor 500 Pro di China sama. Keduanya kompak dibekali layar AMOLED 6,55 inci dengan resolusi 1,5K (2.736 x 1.264 piksel), refresh rate 120 Hz, tingkat kecerahan hingga 6.000 nits.Layar Honor 500 series diklaim punya bezel yang tipis, sekitar 1,05 mm. Layar ini juga mendukung pemindai sidik jari di bawah layar. Layar keduanya memiliki punch hole yang menampung kamera depan 50 MP.Honor Honor 500 dan Honor 500 Pro kompak dibekali layar AMOLED 6,55 inci dengan resolusi 1,5K (2.736 x 1.264 piksel), refresh rate 120 Hz, tingkat kecerahan hingga 6.000 nits.Untuk software, Honor 500 dan 500 Pro menjalankan sistem operasi Android 16 dilapisi antarmuka MagicOS 10.0Kedua perangkat mendukung Honor Phantom Engine. Honor mengeklaim ini memungkinkan pengalaman main game-nya bakal terasa lebih smooth dan responsif. Pasalnya, ponsel disebut dapat mempertahankan 120fps stabil dalam game MOBA populer, dengan frame rate rendah 1 persen mencapai 118,4fps dan diklaim memiliki tingkat jitter 0,00 persen.Baca juga: Honor MagicPad 3 Pro Resmi, Tablet Flagship Pertama dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5Kedua ponsel flagship Honor ini ditopang baetai jumbo sebesar 8.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat (fast charging) 80 watt via kabel, 27 watt reverse wired charging, dan 50 wall nirkabel (varian Pro saja).

| 2026-02-01 20:11