Penyesalan Onadio Terjerat Narkoba...

2026-01-14 06:00:51
Penyesalan Onadio Terjerat Narkoba...
JAKARTA, - Artis sekaligus musisi, Onadio Leonardo atau Onad ditangkap polisi di kediamannya, Tangerang Selatan, Kamis malam.Hasil tes urine menyatakan Onad positif menggunakan narkoba jenis ganja dan ekstasi.“OL positif,” kata Kasie Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu, pada Sabtu . Baca juga: Begini Tampilan Onad Usai Ditangkap Kasus NarkobaSementara istri Onad, Beby Prisillia, yang turut diamankan telah dipulangkan setelah hasil tes urine menunjukkan negatif narkoba.Onad mengakui menyesal menggunakan narkoba saat diperiksa Polres Metro Jakarta Barat."Menyesal, pasti ada penyesalan. Onad menyampaikan itu ke penyidik," kata AKP Wisnu Wirawan dikutip dari Antara, Minggu .Wisnu menyebut, saat diperiksa oleh penyidik Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, Onad kebanyakan hanya menunduk."Yang saya lihat kemarin selintas, yang pasti sedih, dia nunduk," ujar Wisnu.Onad juga menjalani pemeriksaan kesehatan di Polres Metro Jakarta Barat, Minggu .Onad terlihat didampingi oleh petugas Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat berjalan keluar dari lobi Polres menuju ruang Dokkes pada pukul 16.11 WIB."Mohon doanya," kata Onad dikutip dari Antara, Minggu.Baca juga: Polisi Tangkap Pemasok Narkoba untuk Onad di SunterOnad menggunakan jaket berwarna biru gelap, celana panjang hitam dan sandal. Ia juga menutup wajahnya menggunakan masker.Pemeriksaan kesehatan berlangsung sekitar 10 menit. Pada pukul 16.21 WIB, Onad kembali digiring menuju gedung utama Polrestro Jakarta Barat.Onad mendapatkan ganja dan ekstasi dari sosok pria berinisial KR. Kini pelaku sudah ditangkap polisi di Sunter, Jakarta Utara, Rabu ."Inisial KR, itu ditangkap di Sunter. Perannya sebagai orang yang kasih barang narkotika ke OL (Onad)," kata AKP Wisnu Wirawan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Secara medis, luka dapat dibedakan berdasarkan seberapa dalam jaringan tubuh yang rusak.Luka superfisial adalah jenis luka yang hanya mengenai sebagian lapisan kulit, seperti goresan atau lecet. Luka jenis ini biasanya tidak terlalu dalam dan dapat sembuh dalam waktu cepat.“Luka superfisial itu yang terputus kontinuitasnya hanya sebagian lapisan kulit,” kata dr. Heri.Berbeda dengan luka superfisial, luka dalam biasanya menembus lapisan kulit hingga mengenai jaringan otot, bahkan tulang. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan dan risiko infeksi yang lebih tinggi.Umumnya, luka dalam memerlukan penanganan medis segera karena proses penyembuhannya lebih kompleks dibanding luka ringan.“Kalau dia luka dalam, itu tembus dari kulit bisa sampai ke otot. Bahkan kalau traumanya berat, bisa sampai ke tulang,” lanjut dr. Heri.Baca juga: SHUTTERSTOCK/NONGASIMO Beda jenis luka, beda penyebab dan cara penyembuhannya. Memahami jenis luka penting agar penanganannya tepat, simak penjelasan dokter.Selain dari kedalamannya, luka juga dapat dikategorikan berdasarkan waktu penyembuhannya menjadi luka akut dan kronis.Menurut dr. Heri, luka akut adalah luka yang sembuh melalui proses alami tubuh dan biasanya pulih dalam waktu beberapa minggu.“Luka juga bisa diklasifikasikan menurut waktu sembuhnya, itu menjadi luka yang akut dan luka yang kronis,” ucap dr. Heri.“Luka yang akut itu adalah luka yang sembuh dengan proses alamiah, yang seharusnya dia bisa sembuh sekitar empat sampai delapan minggu,” tambahnya.Ketika penyembuhan tidak berjalan semestinya, kategori luka bisa berubah menjadi luka kronis, artinya luka yang mengalami proses sembuh lebih lama.“Kalau proses sembuhnya mengalami gangguan, dia akan menjadi suatu luka yang kronis, yang bisa sampai berminggu-minggu, berbulan-bulan, sampai bertahun-tahun,” ujar dr. Heri.Faktor yang bisa menyebabkan luka menjadi kronis antara lain infeksi, kekebalan tubuh, hingga penyakit penyerta seperti diabetes.

| 2026-01-14 04:47