Kemensos Siapkan Santunan Rp 15 Juta untuk Korban Wafat Bencana Sumatera

2026-02-04 05:34:50
Kemensos Siapkan Santunan Rp 15 Juta untuk Korban Wafat Bencana Sumatera
Kementerian Sosial (Kemensos) akan memberikan santunan sebesar Rp 15 juta untuk korban wafat imbas bencana Sumatera. Santunan ini akan diberikan langsung kepada ahli waris dari keluarga korban yang meninggal."Santunan untuk yang wafat sebesar Rp 15 juta yang akan diserahkan ke ahli waris," kata Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul kepada wartawan di kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Rabu (17/12/2025).Selain korban wafat, Kemensos akan memberikan santunan kepada korban yang mengalami luka berat sebesar Rp 5 juta. Tak hanya itu, Kemensos akan menyediakan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) untuk korban bencana Sumatera."Setelah nanti ada huntara atau huntap, ada jadup, jaminan untuk hidup, sementara selama 3 bulan, di mana setiap keluarga, setiap individu mendapatkan dukungan Rp 10 ribu per harinya," ujarnya.Menurut Gus Ipul, jaminan hidup (jadup) sebesar Rp 10 ribu untuk korban bencana Sumatera itu akan diberikan sesuai dengan jumlah anggota keluarga.Meski begitu, Gus Ipul menyebutkan besaran jadup tersebut belum final dan masih bersifat usulan. Dia mengatakan bahwa nominal Rp 10 ribu diusulkan berdasarkan indeks tahun 2020."Untuk jadup Rp 10 ribu per individu ya. Kalau keluarganya lima ya dapat Rp 10 ribu kali lima. Kalau empat, ya, dikali empat, itu selama tiga bulan," ucapnya.Kemudian, Kemensos juga akan memberi bantuan untuk melengkapi isi dapur senilai Rp 3 juta dan dukungan pemberdayaan untuk pemulihan ekonomi di tahap pertama, sebesar Rp 5 juta."Jadi kami ingin sampaikan bahwa Kementerian Sosial menjadi bagian dari tim besar pemerintah, bukan sendirian. Dukungan logistik yang diberikan oleh Kementerian Sosial di masa tanggap darurat misalnya, itu adalah sebagian saja, bisa jadi mungkin sebagian kecil," imbuhnya.Lihat Video 'BNPB Update Korban Bencana Sumatera: 1.059 Meninggal, 192 Hilang':[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Komitmen keberlanjutan yang digaungkan selama 25 tahun tecermin melalui berbagai program, seperti aksi donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Karangasem, pengembalian botol kosong di toko ritel, penggunaan plastik daur ulang pada kemasan, serta kegiatan rutin bersih-bersih pantai dan pura di wilayah Jasri, Karangasem.Pertumbuhan Sensatia sepanjang 2025 turut diperkuat dengan sejumlah penghargaan dari media nasional serta perluasan jaringan ritel yang kini mencapai lebih dari 40 gerai di Indonesia.Baca juga: Rutinitas Skincare Mikha Tambayong, Contek untuk Wajah Bersinar“Komitmen kami tidak berubah, yaitu menjadi brand yang relevan serta membawa dampak positif bagi lingkungan. Langkah ini memastikan nilai-nilai clean beauty yang kami junjung tetap tecermin dalam setiap produk dan inisiatif kami,” lanjut Michael.Dok. Sensatia Deretan produk Sensatia, milai dari hair and gift set hingga mother and baby. Memasuki 2026, Sensatia akan memprioritaskan pertumbuhan berkelanjutan serta penguatan identitas brand melalui inovasi produk berbahan alami berkualitas tinggi.Setiap inovasi baru akan dikembangkan sesuai standar clean beauty dan tetap menjaga prinsip ramah lingkungan.“Kami melihat 2026 sebagai momentum positif bagi industri kecantikan alami di Indonesia. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Kami berharap, tahun mendatang dapat menghadirkan produk perawatan kulit yang mindful dan memberikan manfaat nyata bagi keseharian,” kata Michael.Menutup 2025, Sensatia juga menghadirkan program The Art of Gifting berupa layanan complimentary gift box wrapping dengan minimum pembelanjaan tertentu di seluruh gerai.Baca juga: Skincare Malam, Langkah Penting Perawatan Kulit yang Sering Diabaikan PriaPelanggan dapat menikmati penawaran hemat hingga 25 persen sampai 31 Desember 2025.

| 2026-02-04 04:37