5 Fakta Terkait Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta

2026-02-05 09:20:13
5 Fakta Terkait Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta
Terduga pelaku ledakan di SMAN 72, Kelapa Gading, Jakarta Utara, telah diketahui. Polisi mengungkap sejumlah fakta terkait terduga pelaku.Sebagaimana diketahui, ledakan tersebut terjadi dua kali pada saat berlangsungnya salat Jumat di masjid SMAN 72 Jakarta pada Jumat lalu. Kejadian ini menimbulkan kepanikan para siswa hingga berlarian keluar.Sejumlah siswa mengalami luka dan harus menjalani perawatan. Berdasarkan data per Sabtu , sebanyak 96 orang korban luka. Dari 96 korban itu, sebanyak 67 korban telah pulang ke rumah.Terduga pelaku insiden ledakan ini pun telah diamankan. Identitas pelaku pun didalami."Sementara untuk terduga pelaku saat ini sudah kita dapatkan," ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat .Kapolri menyampaikan, tim dari kepolisian terus mendalami terduga pelaku tersebut, termasuk latar belakang dan sebagainya.Berikut ini fakta-fakta terkait terduga pelaku insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap pelaku merupakan siswa di SMA tersebut. Terduga pelaku termasuk yang terluka akibat ledakan."Terduga pelaku saat ini merupakan salah satu siswa di SMA tersebut," kata Kapolri setelah menjenguk korban ledakan di RS Islam Jakarta, Cempaka Putih, Jakpus, Sabtu .Media sosial miliki terduga pelaku diperiksa. Tak hanya itu, media sosial keluarga terduga pelaku juga akan diperiksa juga."Kita melakukan pemeriksaan terhadap media sosial, dengan keluarga untuk mengumpulkan semuanya," kata Jenderal Sigit.Jenderal Sigit mengatakan sejumlah bukti pendukung juga telah ditemukan. Selain itu, bukti serbuk serta catatan-catatan lainnya pun turut dikumpulkan. Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan terduga pelaku menjalani perawatan. Terduga pelaku disebut juga menjalani operasi di bagian kepala."Luka pasti di bagian kepala dan ada luka goresan. Iya menjalani operasi, pada bagian kepala ya," kata Budi kepada wartawan di Jakarta, Sabtu .Polisi menyebutkan, hingga saat ini petugas masih melakukan penjagaan terhadap terduga pelaku maupun korban yang tengah menjalani perawatan. Pihaknya berharap tak terjadi dampak yang lebih besar."Pasti, bukan hanya pelaku, terhadap korban kan juga kita jaga. Karena kan kita berharap tidak terjadi fatalitas yang lebih berat," ujarnya. Polda Metro Jaya juga menggeledah rumah siswa terduga pelaku. Penggeledahan ini menjadi bagian dari proses penyelidikan polisi."Ada rangkaian yang dilakukan pihak kepolisian, dari sterilisasi, dari pemeriksaan olah TKP, barbuk, patut diduga sehingga melakukan penggeledahan ke salah satu rumah yang diduga merupakan pelaku," kata Budi.Budi menyebutkan pihaknya mengamankan sejumlah barang yang menunjukkan persesuaian dengan temuan barang bukti di TKP ledakan, yakni lingkungan SMAN 72 Jakarta. Namun Budi belum membeberkan secara detail terkait barang-barang yang diamankan dari rumah terduga pelaku tersebut."Diambil beberapa persesuaian barbuk yang ditemukan, termasuk persesuaian dengan yang ada di rumah, ternyata ada persesuaian dari beberapa alat barbuk tersebut," ucap Budi.Saksikan Live DetikPagi: Simak juga Video 'Polisi Geledah Rumah Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta':[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Hingga kini, tolok ukur tersebut baru mampu dicapai Ducati, yang mendominasi klasemen konstruktor dengan enam gelar juara beruntun.Honda tercatat sebagai pabrikan pertama yang naik level dalam sistem konsesi sejak skema A-B-C-D diberlakukan pada awal 2024.Honda berhasil melampaui ambang batas 35 persen poin, sehingga berhak bergabung dengan KTM dan Aprilia di kategori C.Baca juga: Cara Mengecas Motor Listrik yang Bikin Baterai AwetDengan perubahan itu, Yamaha kini menjadi satu-satunya pabrikan yang masih berada di kategori D.Dok. HRC Aleix Espargaro menjadi pebalap tes untuk Honda Racing Corporation (HRC)Kondisi tersebut membuat Yamaha tetap menikmati konsesi penuh, termasuk kebebasan pengembangan mesin serta tes privat bersama pebalap utama.“Ini soal di mana kami harus berada, kami harus ada di A. Jadi ini adalah langkah pertama yang logis yang harus kami lakukan,” kata Espargaro, dikutip dari Crash, Selasa .Kenaikan peringkat Honda tidak lepas dari performa solid pada akhir musim 2025.Pada seri penutup musim, Luca Marini finis di posisi ketujuh, hasil krusial yang dibutuhkan Honda untuk melampaui ambang batas poin konsesi.Baca juga: Persiapan Touring Libur Nataru: Ini Item yang Harus Dibawa BikerSelain Marini, performa positif juga ditunjukkan Joan Mir yang meraih beberapa podium, serta Johann Zarco yang berhasil memenangi satu balapan.AFP/LOIC VENANCE Pebalap LCR Honda, Johann Zarco, memacu motornya selama sesi latihan bebas di MotoGP Perancis 2025 di Sirkuit Le Mans pada 10 Mei 2025.Zarco pun menutup musim sebagai pebalap Honda terbaik di klasemen dunia, finis di posisi ke-12, unggul enam poin dari Marini.Espargaro turut menyoroti intensitas program pengujian yang dijalani Honda sepanjang musim. “Sungguh luar biasa seberapa banyak kami bekerja. Saya menjalani tes di Malaysia, lalu kembali ke Eropa, kemudian ke Aragon sebelum tampil wild card di Valencia. Ini menunjukkan besarnya komitmen Honda,” ujarnya.Terkait minimnya konsesi yang dimiliki Ducati, Espargaro membandingkannya dengan perkembangan motor Honda selama musim berjalan. “Dengan segunung material dan ratusan lap pengujian, perubahan motor dalam enam bulan terakhir sungguh luar biasa,” katanya. “Honda membawa banyak pembaruan untuk Joan dan Luca. Misalnya, kami memiliki tiga pembaruan mesin selama musim berjalan, dan mesin yang digunakan sekarang sangat cepat,” ucap Espargaro.Mulai seri pembuka MotoGP 2026, Honda akan bergabung dengan Ducati, KTM, dan Aprilia dalam aturan pembekuan mesin.Sementara itu, era baru MotoGP dengan mesin 850 cc dijadwalkan resmi dimulai pada 2027.

| 2026-02-05 10:04