JAKARTA, – Awal tahun 2026 diprediksi akan menjadi periode yang cukup positif bagi pasar mobil bekas di Indonesia.Salah satu faktor pendorongnya adalah momen Idul Fitri 1447 Hijriah yang jatuh pada Maret 2026.Baca juga: H-1 Tahun Baru, Polisi Tutup Jalur Wisata Puncak Bogor untuk Car Free NightTradisi mudik dan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran biasanya membuat permintaan mobil, termasuk mobil bekas, ikut naik./DIO DANANJAYA Pasar mobil bekas diklaim lesu pada 2025Andi, pemilik showroom mobil bekas Jordy Motor di MGK Kemayoran, Jakarta, mengatakan, pengalamannya menunjukkan bahwa periode menjelang puasa hingga Lebaran selalu memberi dampak positif pada penjualan.“Sekarang kita memang belum tahu (sepanjang 2026), tapi karena ini menjelang Lebaran. Harusnya, kalau melihat pengalaman sebelumnya, penjualan sudah mulai terasa sejak satu bulan sebelum bulan puasa,” ujar Andi kepada Kompas.com, pekan lalu.Andi mengatakan, tren peningkatan penjualan sebenarnya sudah mulai terlihat di akhir tahun 2025.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifKompas.com/Erwin Setiawan Mobil bekas di Bathara Motor Solo“Desember ini penjualan lumayan, tinggal bagaimana konsumen mencari mobil yang mereka butuhkan dan apakah unitnya tersedia di tempat saya,” katanya.“Menjelang akhir tahun kemarin cukup terasa, dan saya rasa Januari (2026) akan mengikuti, karena sebentar lagi masuk bulan puasa dan Lebaran. Harusnya sih bagus,” ujarnya.Optimisme serupa juga disampaikan Rama dari showroom Rama Dagang Mobil.Baca juga: Kerap Macet Horor, Kenapa Orang Tidak Kapok Wisata ke Puncak?Dok. Rapih Motor Ilustrasi deretan mobil bekas di Rapih Motor, MGK KemayoranMenurutnya, Lebaran hampir selalu menjadi momen penting bagi industri mobil bekas.Baca juga: Alasan Kenapa Kemacetan di Jalur Puncak Terus Berulang"Awal tahun kan Lebaran ya (Idul Fitri) itu pasti pasti dongkrak. Karena memang kalau mau Lebaran biasanya orang cari mobil. Entah itu karena butuh atau mau tambah," ujar Rama.Ia menilai, segmen mobil keluarga seperti MPV masih akan menjadi pilihan utama masyarakat karena sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia.“Pasar MPV (mobil tiga baris) itu tidak pernah sepi, karena memang di situ minat orang,” kata Rama.Meskipun tren mobil listrik mulai berkembang, Rama menilai mobil bermesin bensin tetap akan mendominasi pasar mobil bekas dalam waktu dekat.
(prf/ega)
Mobil Bekas: Peluang Emas Menjelang Lebaran 2026
2026-01-11 03:57:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:10
| 2026-01-11 03:05
| 2026-01-11 02:05
| 2026-01-11 01:57
| 2026-01-11 01:55










































