Hangatnya Sepiring Makan Gratis untuk Mahasiswa Perantau dari Sumatera...

2026-01-12 06:56:24
Hangatnya Sepiring Makan Gratis untuk Mahasiswa Perantau dari Sumatera...
JAKARTA, - Bencana banjir bandang yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), dan Sumatera Utara (Sumut) juga berdampak bagi mahasiswa perantau asal wilayah itu.Mereka yang keluarganya terdampak bencana seketika tak lagi dikirimi uang oleh orangtua. Kehidupan mereka di perantauan pun menjadi sulit karena tak ada uang untuk makan.Namun, ternyata masih banyak orang baik. Mereka berlomba-lomba mengulurkan tangan untuk para mahasiswa perantau, salah satunya memberikan makanan gratis.Bantuan inilah yang digerakkan Muhammad Arkan (27), seorang Youtuber otomotif, dan Rahmad, pemilik Warung Mie Aceh Semeru di Kota Bogor.Baca juga: Di Balik Banjir Sumatera, Ada Mahasiswa Rantau yang Bertahan Hidup Tanpa Kiriman UangArkan melakukan aksi solidaritas bagi mereka yang terdampak bencana banjir bandang di Sumatera dengan mem-booking dua warung makan untuk menyediakan makanan gratis bagi mahasiswa asal Aceh, Sumut, dan Sumbar."Baru mulai tanggal 5 Desember kemarin, mungkin bisa jalan sampai dua minggu ke depan karena kebetulan ini pakai dana pribadi saya," ujar Arkan saat dihubungi Kompas.com, Minggu .Dua warung makan yang Arkan booking untuk menyediakan makan gratis adalah Warteg Karunia Bahari di dekat Universitas Islam Negeri (UIN) Ciputat dan Warteg Kharisma Bahari yang terletak sekitar 50 meter dari Kampus Universitas Pamulang (UNPAM).Aksi ini ia jalankan menggunakan dana pribadi.Ia menitipkan deposit harian ke kedua warteg itu untuk menyediakan 50 hingga 100 porsi makanan seharga Rp 15.000 per porsi, yang diberikan gratis kepada mahasiswa perantauan.Untuk mendapatkan makanan gratis, para mahasiswa cukup menunjukkan unggahan program makan gratis di Instagram @mass.arkan di warteg yang dibooking Arkan.Selanjutnya, mahasiswa tersebut dapat menunjukkan kartu tanda mahasiswa serta menyatakan kota asal mereka kepada pemilik warteg yang bersangkutan.Usai proses verifikasi, mahasiswa perantau dari Sumatera tersebut bebas memilih menu makanan dan minuman apa pun yang tersedia, dengan seluruh biaya ditanggung Arkan.“Sekitar 70-an mahasiswa dan mahasiswi (yang sudah merasakan makan gratis),” ujar dia.Baca juga: Warung di Bogor yang Menjadi Pelabuhan Mahasiswa Saat Sumatera BerdukaAksi solidaritas ini muncul didasarkan oleh pengalaman pribadi Arkan.Pasalnya, selama masa kuliah sebagai perantau ia harus mandiri sejak kuliah lantaran tak ada bantuan keuangan dari orangtua.


(prf/ega)