RUTENG, – Di Kampung Lalang, Desa Beo Rahong, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur, hidup seorang lansia bernama Theodora Ulus, atau akrab disapa Oma (Nenek) Dora.Usianya sudah lebih dari 80 tahun.Sejak muda, ia memilih hidup sendiri tanpa suami.Kini, hari-harinya dijalani dalam kegelapan total karena kebutaan yang menimpanya.Sejak remaja, Oma Dora dikenal sebagai perempuan pendiam tetapi gesit.Baca juga: Pria Diduga ODGJ Bacok 13 Warga, Korbannya Anak-anak dan Lansia Ditemui di JalanIa rajin membantu orangtua di kebun, menenun kain, dan sesekali berdagang kecil-kecilan di kampung.Jodoh tak pernah datang.Bukan karena ia menolak, tapi tanggung jawab keluarga yang berat membuatnya terus menunda.Akhirnya, usia senja tiba tanpa pernah berumah tangga.“Mose daku nenggo'o kaut (Hidup saya ya begini saja), hanang koe danong mai (dari dulu sendiri),” katanya, Senin .Suaranya bergetar karena tubuh yang semakin lemah.Baca juga: Ditinggal ke Sawah, Rumah Lansia di Kebumen Hangus TerbakarBeberapa tahun belakangan, penglihatannya hilang sepenuhnya.Awalnya, penglihatannya hanya kabur. Namun perlahan, dunia yang dulu ia kenal kini tertutup gelap.Kini, ia tak bisa berjalan tanpa dipapah, makan tanpa disuapi, atau membedakan siang-malam tanpa diberi tahu.Sehari-hari, ia dirawat Natalia Banul (61), istri keponakannya.
(prf/ega)
Potret Oma Dora di Ruteng: Usia 80 Tahun, Hidup dalam Gelap dan Bertahan dengan Ketulusan Keluarga
2026-01-12 09:11:23
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 08:52
| 2026-01-12 08:35
| 2026-01-12 06:49
| 2026-01-12 06:36










































