Tanah Amblas di Jaktim, Pemkot Minta Pagar Tak Dibangun di Atas Drainase

2026-01-15 08:53:52
Tanah Amblas di Jaktim, Pemkot Minta Pagar Tak Dibangun di Atas Drainase
Sejumlah rumah di Kecamatan Makasar, Jakarta Timur (Jaktim), rusak akibat tanah amblas. Warga diminta tak membangun pagar di atas saluran air (drainase).Pemkot Jaktim melalui Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jaktim akan memperbaiki saluran air yang rusak. Tembok warga yang sebelumnya ada di atas saluran akan dibongkar."Jadi intinya yang bersangkutan mendirikan tembok di atas saluran, dan sekarang sehubungan dengan kejadian tersebut maka temboknya harus dibongkar dan tidak boleh membangun tembok lagi di atas saluran tersebut, harus di atas tanah yang bersangkutan untuk menghindari terjadi rubuh lagi," kata Wali Kota (Walkot) Jaktim Munjirin, Rabu .Dalam foto yang dilihat detikcom, terlihat tembok bagian depan rumah yang terdampak tanah amblas retak dan miring. Ada juga tembok yang disanggah dengan balok besar agar tak roboh.Tanah yang amblas merupakan permukaan atau penutup saluran air. Tanah tersebut berada di gang atau jalan perbatasan antara rumah warga. Petugas Sudin SDA Jaktim sudah mendatangi lokasi itu pada Sabtu sebelum terjadi tanah amblas. Semakin hari, tanah di lokasi tersebut semakin amblas hingga terjadi tembok rumah warga roboh pada Senin ."Kemarin Sabtu SDA sudah cek. Ternyata bangunan pagar warga posisinya di atas saluran. Seiring waktu lama amblas (tanahnya)," katanya.Warga diminta membongkar pagar sebelum Sudin SDA memperbaiki saluran air. Warga juga diimbau tidak mendirikan tembok di atas saluran air.Pemkot Jaktim juga sudah kembali mendatangi lokasi untuk penanganan tanah amblas dan penyerahan bantuan sosial (bansos) kepada warga terdampak.Sebelumnya, tiga rumah warga di Makasar, Jaktim, rusak akibat tanah amblas. Ada lima keluarga dengan 20 jiwa yang terdampak peristiwa itu. Peristiwa itu disebut terjadi saat warga bergotong royong membangun pagar.Simak juga Video: Warga Matraman Cerita Detik-detik Rumahnya Amblas ke Kali Ciliwung[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Selain itu, ia juga berpesan agar seluruh ASN di Indonesia tetap menjaga integritas dan terus melayani masyarakat dengan hati.Rini menegaskan bahwa ASN harus bekerja secara profesional untuk mendukung tugas-tugas pemerintahan. Pasalnya, Korpri berperan sebagai simbol persatuan, kolaborasi, dan stabilitas nasional melalui kerja sama seluruh komponen bangsa.Lebih lanjut, Penasihat Harian Dewan Pengurus Korpri Nasional ini berharap agar anggota Korpri bekerja dengan inovasi dan efisiensi, serta mengedepankan pelayanan cepat, hemat, dan transparan melalui pemanfaatan teknologi digital.“Saya berharap Korpri menjadi rumah para ASN dan menjadi wadah yang bermanfaat bagi para ASN dan tentunya untuk memudahkan para ASN berkolaborasi. Sekali lagi selamat kepada Korpri. Selamat Hari Ulang Tahun ke-54,” ucap Rini.Baca juga: 29 November Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah HUT KORPRI dan Tema Peringatan 2025Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak para anggota Korpri untuk memperkuat solidaritas dan mendukung penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sejumlah wilayah lainnya.Upaya tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian antarsesama untuk setidaknya meringankan beban saudara se-Tanah Air yang terdampak bencana.Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Korpri Zudan Arif Fakrulloh menekankan bahwa Korpri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintah.Oleh karena itu, ia mengajak para anggota untuk menerapkan kesiapsiagaan Korpri dalam mendorong percepatan pembangunan nasional sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Indonesia.Baca juga: Menteri PPN Ajak Perguruan Tinggi Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

| 2026-01-15 07:38