Kisah Berkah Bareng dan Gerakan Sosial dari Masjid Nurul Ashri Jogja, Memberi Makna pada Barang Bekas

2026-01-12 07:34:57
Kisah Berkah Bareng dan Gerakan Sosial dari Masjid Nurul Ashri Jogja, Memberi Makna pada Barang Bekas
Jakarta Di sebuah ruko kecil di Jl. Nusa Indah No. 38, Sleman, aktivitas pagi itu begitu dinamis. Tumpukan pakaian, rak, dan berbagai barang rumah tangga tengah menunggu pemilik barunya. Pemandangan ini terjadi pada sebuah bazar yang diadakan oleh Berkah Bareng, sebuah divisi dari Baitulmal Masjid Nurul Ashri yang mengelola donasi barang bekas. Di tengah kesibukan itu, Muhammad Kharis, S.Pd., Koordinator Berkah Bareng, bercerita tentang bagaimana gerakan ini bermula.“Dulu itu kita kesulitan untuk menggalang dana,” ujarnya pada Reporter Liputan6.com pada Minggu . “Ternyata barang bekas itu potensi juga untuk bisa menghimpun dana.”Ia menambahkan bahwa ide ini terinspirasi dari program KKN generasi pengurus sebelumnya, kemudian berkembang hingga memiliki gerai sendiri serta gudang di wilayah Jalan Kaliurang, juga bazar rutin setiap Ahad pagi di Maguwo.AdvertisementKini Berkah Bareng menerima hampir semua barang selama masih bisa digunakan—mulai dari pakaian, sepatu, rak, hingga troli. Prinsip yang mereka pegang sederhana, apa pun yang masih dapat dipakai atau diperbaiki tetap memiliki manfaat.


(prf/ega)