Asuransi Jasindo Perkuat Budaya Integritas Lewat Sertifikasi ISO Antisuap

2026-01-12 06:26:03
Asuransi Jasindo Perkuat Budaya Integritas Lewat Sertifikasi ISO Antisuap
JAKARTA, — Memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025, Asuransi Jasindo menegaskan komitmen memperkuat tata kelola perusahaan dan membangun budaya integritas dalam seluruh proses bisnis.Peringatan HAKORDIA tahun ini juga dirancang sejalan dengan arah kebijakan nasional Asta Cita, yang menempatkan tata kelola bersih dan berintegritas sebagai pilar menuju Indonesia Bebas Korupsi.Asuransi Jasindo menyatakan dukungan terhadap semangat tersebut dengan memperkuat sistem pengawasan internal dan memastikan penerapan prinsip antikorupsi dilakukan secara konsisten.Baca juga: Asuransi Jasindo Pastikan Perlindungan Aset Negara yang Terdampak Banjir SumateraiStockphoto/Ngampol Thongsai Aturan dan sanksi gratifikasi.Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah perusahaan memperoleh sertifikasi ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System (SMAP).Sertifikasi ini dinilai menjadi bukti bahwa upaya pemberantasan praktik suap dan korupsi bukan hanya berupa deklarasi, tetapi dilaksanakan melalui mekanisme yang sistematis dan sesuai standar internasional.“Kami menerapkan sistem Governance, Risk, and Compliance (GRC) untuk memastikan setiap keputusan bisnis dijalankan secara terukur, diawasi, serta mematuhi regulasi yang berlaku. Sistem ini juga didukung melalui whistleblowing system, sosialisasi kepatuhan, dan evaluasi berkala terhadap budaya antikorupsi di internal perusahaan,” ujar Brellian Gema, Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo dalam keterangan tertulis, Selasa .Penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan melalui ISO 37001 disebut menjadi pijakan penting bagi perusahaan dalam memastikan setiap proses bisnis berjalan mengikuti prinsip integritas dan kepatuhan.Baca juga: Jasindo Catat Laba Setelah Pajak Rp 127,30 Miliar, Premi Tembus Rp 3 TriliunAsuransi Jasindo menekankan bahwa langkah tersebut merupakan komitmen nyata untuk menghadirkan layanan yang profesional dan dapat dipercaya.Perseroan menambahkan, penerapan GRC bukan sekadar kewajiban, melainkan fondasi untuk membangun bisnis sehat dan berkelanjutan.


(prf/ega)