Pro Kontra Renovasi Gedung Sate: antara Estetika Candi Bentar dan Tak Prioritas

2026-02-04 15:33:56
Pro Kontra Renovasi Gedung Sate: antara Estetika Candi Bentar dan Tak Prioritas
- Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menata ulang kawasan Gedung Sate, termasuk renovasi pilar bergaya Candi Bentar di sejumlah pintu masuk.Hal itu memantik perdebatan publik. Di satu sisi, ada warga yang menilai langkah tersebut sebagai upaya merawat simbol sejarah Bandung.Namun, di sisi lain, sebagian warga mempertanyakan urgensi proyek ini, terutama di tengah efisiensi anggaran.Sebagian warga yang mendukung menganggap renovasi ini dapat memperkuat identitas Gedung Sate sekaligus memperbaiki tampilan kantor Gubernur Jawa Barat yang dinilai sudah lama tidak mendapat perbaikan.Andi Hermawan (21), warga Coblong, menilai ornamen bernuansa Nusantara justru menambah estetika.Baca juga: Sorotan Renovasi Gedung Sate Rp 3,9 M Bergaya Candi: Tak Darurat, Banyak yang Perlu Dibereskan"Saya setuju-setuju saja selama itu tidak merusak Gedung Sate, apalagi itu kan bangunan bersejarah ya, sebagai ikon Kota Bandung," ujarnya saat ditemui di kawasan Cibeunying Utara, Jumat .Andi juga menambahkan bahwa gedung berusia lebih dari satu abad itu memang perlu dirawat."Kalau untuk perawatan harus. Kan sayang juga kalau bangunan bersejarah dibiarkan nanti rusak, apalagi ini jadi simbol kalau ke Bandung," katanya.Warga lain, Ijal (19) dari Kiaracondong, juga tidak keberatan dengan renovasi selama tetap selaras dengan karakter bangunan."Ya itu misalkan kalau malah makin bagus ya enggak apa-apa. Tapi, tetap harus sesuai dengan Gedung Sate, asal jangan sampai beda, kan nanti gimana gitu," ucapnya.Kompas.com/Faqih Rohman Syafei Kondisi pilar area luar Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat yang direnovasi dengan corak Candi Bentar, Kamis .Namun, ada pula warga yang menganggap proyek ini tidak tepat dilakukan sekarang, apalagi menelan anggaran hingga Rp 3,9 miliar.Irfan Fitra (23), warga Sumur Bandung, mempertanyakan prioritas pemerintah."Kata saya, lebih baik uangnya dipakai yang lain dulu, misalkan masalah sampah, terus banjir, belum beres-beres di Bandung," tuturnya.Kevin (34), warga Cimahi Utara, juga menyampaikan pandangan serupa.Menurut dia, anggaran yang besar justru dapat dialihkan pada kebutuhan publik yang lebih mendesak.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Hingga kini, tolok ukur tersebut baru mampu dicapai Ducati, yang mendominasi klasemen konstruktor dengan enam gelar juara beruntun.Honda tercatat sebagai pabrikan pertama yang naik level dalam sistem konsesi sejak skema A-B-C-D diberlakukan pada awal 2024.Honda berhasil melampaui ambang batas 35 persen poin, sehingga berhak bergabung dengan KTM dan Aprilia di kategori C.Baca juga: Cara Mengecas Motor Listrik yang Bikin Baterai AwetDengan perubahan itu, Yamaha kini menjadi satu-satunya pabrikan yang masih berada di kategori D.Dok. HRC Aleix Espargaro menjadi pebalap tes untuk Honda Racing Corporation (HRC)Kondisi tersebut membuat Yamaha tetap menikmati konsesi penuh, termasuk kebebasan pengembangan mesin serta tes privat bersama pebalap utama.“Ini soal di mana kami harus berada, kami harus ada di A. Jadi ini adalah langkah pertama yang logis yang harus kami lakukan,” kata Espargaro, dikutip dari Crash, Selasa .Kenaikan peringkat Honda tidak lepas dari performa solid pada akhir musim 2025.Pada seri penutup musim, Luca Marini finis di posisi ketujuh, hasil krusial yang dibutuhkan Honda untuk melampaui ambang batas poin konsesi.Baca juga: Persiapan Touring Libur Nataru: Ini Item yang Harus Dibawa BikerSelain Marini, performa positif juga ditunjukkan Joan Mir yang meraih beberapa podium, serta Johann Zarco yang berhasil memenangi satu balapan.AFP/LOIC VENANCE Pebalap LCR Honda, Johann Zarco, memacu motornya selama sesi latihan bebas di MotoGP Perancis 2025 di Sirkuit Le Mans pada 10 Mei 2025.Zarco pun menutup musim sebagai pebalap Honda terbaik di klasemen dunia, finis di posisi ke-12, unggul enam poin dari Marini.Espargaro turut menyoroti intensitas program pengujian yang dijalani Honda sepanjang musim. “Sungguh luar biasa seberapa banyak kami bekerja. Saya menjalani tes di Malaysia, lalu kembali ke Eropa, kemudian ke Aragon sebelum tampil wild card di Valencia. Ini menunjukkan besarnya komitmen Honda,” ujarnya.Terkait minimnya konsesi yang dimiliki Ducati, Espargaro membandingkannya dengan perkembangan motor Honda selama musim berjalan. “Dengan segunung material dan ratusan lap pengujian, perubahan motor dalam enam bulan terakhir sungguh luar biasa,” katanya. “Honda membawa banyak pembaruan untuk Joan dan Luca. Misalnya, kami memiliki tiga pembaruan mesin selama musim berjalan, dan mesin yang digunakan sekarang sangat cepat,” ucap Espargaro.Mulai seri pembuka MotoGP 2026, Honda akan bergabung dengan Ducati, KTM, dan Aprilia dalam aturan pembekuan mesin.Sementara itu, era baru MotoGP dengan mesin 850 cc dijadwalkan resmi dimulai pada 2027.

| 2026-02-04 14:51