Harga Emas Hari Ini 28 Desember 2025: 3 Produk Kompak Naik Belasan Ribu Rupiah

2026-02-02 11:22:50
Harga Emas Hari Ini 28 Desember 2025: 3 Produk Kompak Naik Belasan Ribu Rupiah
- Harga Emas Hari Ini 28 Desember 2025 menunjukkan tren menguat.Mengutip laman resmi Sahabat Pegadaian di Jakarta, Minggu , harga emas buatan UBS dan Galeri24 kompak mengalami kenaikan.Harga jual emas Galeri24 naik Rp 15.000 menjadi Rp 2.627.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.612.000.Baca juga: Update Harga Emas Hari Ini 27 Desember 2025: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak NaikSementara itu, emas UBS meningkat Rp 13.000 ke level Rp 2.684.000 per gram dari harga awal Rp 2.671.000.Emas Galeri24 tersedia dalam pecahan 0,5 gram hingga 1 kg, sedangkan emas UBS dijual mulai 0,5 gram hingga 500 gram.Pergerakan ini mempertegas Harga Emas Hari Ini 28 Desember 2025 yang cenderung positif.Sedangkan harga emas Antam pada Minggu siang masih mengacu pada harga Sabtu di laman resmi Logam Mulia PT Antam Tbk.Pada Sabtu tersebut, harga emas Antam naik Rp 16.000 dari Rp 2.589.000 menjadi Rp 2.605.000 per gram, sementara harga buyback ikut naik ke Rp 2.464.000 per gram.Transaksi jual emas dikenakan potongan pajak sesuai PMK No. 34/PMK.10/2017.Penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP.PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.Baca juga: Harga Emas Hari Ini 28 Desember 2025 Pagi: 1 Gram Antam Rp 2,6 JutaBerikut adalah rincian harga emas per produk:Pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemilik NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP, serta disertai bukti potong pajak.Baca juga: Rincian Harga Emas Antam di Pegadaian 27 Desember 2025Dengan demikian, Harga Emas Hari Ini 28 Desember 2025 memberi gambaran jelas bagi investor dan masyarakat yang ingin memantau pergerakan logam mulia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Hans Patuwo bukan sosok baru di lingkungan GoTo. Ia telah bekerja hampir delapan tahun di ekosistem Gojek, GoPay, dan GoTo. Ia bergabung dengan Gojek pada 2018 sebagai Chief Operating Officer, dengan fokus pada penguatan operasional dan ekosistem mitra driver.Pada 2021, Hans dipercaya memimpin unit bisnis yang kemudian berkembang menjadi GoTo Financial. Di posisi tersebut, ia mengawasi peluncuran layanan pinjaman dan pengembangan aplikasi GoPay, yang kini menjadi salah satu platform fintech terbesar di Indonesia.Baca juga: KPPU Denda TikTok Rp 15 Miliar Karena Telat Lapor Akuisisi TokopediaAwal 2024, Hans ditunjuk sebagai Chief Operating Officer GoTo dan bertanggung jawab atas strategi grup serta proyek migrasi cloud perusahaan. Perannya kembali diperluas pada Juli 2025, ketika ia dipercaya sebagai Presiden On-Demand Services.Sebelum bergabung dengan Gojek, Hans memiliki pengalaman internasional dengan bekerja di Amerika Serikat, China, dan Singapura. Ia juga pernah menjabat sebagai Partner di firma konsultan manajemen global McKinsey.YouTube.com/Gojek Goto, layanan Gojek dan Tokopedia.Penunjukan CEO baru ini terjadi di tengah sorotan pasar terhadap arah strategis perusahaan hasil merger antara Gojek dan Tokopedia itu.Berdasarkan laporan Bloomberg, saham GoTo tercatat naik sekitar 20 persen sepanjang kuartal ini di Bursa Efek Indonesia, mengungguli kinerja sejumlah perusahaan ride-hailing dan pengantaran global.Kenaikan saham tersebut terjadi menjelang Rapat Umum Pemegang Saham yang menjadi momen penting bagi arah strategis perusahaan, termasuk persetujuan pengangkatan Hans Patuwo sebagai CEO baru.Meski saham GoTo menguat, valuasi perusahaan masih jauh dari masa awal IPO. Kapitalisasi pasar GoTo kini berada di bawah 5 miliar dollar AS, turun drastis dari puncaknya yang sempat menembus 30 miliar dollar AS pada 2022.

| 2026-02-02 10:53