ACEH UTARA, – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, melaksanakan operasi kemanusiaan sejak 27 November 2025 untuk membantu korban banjir di wilayah tersebut.Koordinator Posko PMI Aceh Utara, Muhammad Attar mengungkapkan, operasi ini mencakup pencarian jenazah, layanan kesehatan, serta distribusi bantuan bahan pangan dan air bersih.Dalam pencarian jenazah, tim relawan terkendala ambulans."Kita punya satu ambulans yang selama ini kita operasikan, sekarang kondisinya rusak. Meski rusak, kita paksa juga untuk mengoperasikannya," jelas Attar kepada Kompas.com, Rabu . Baca juga: Lhok Puuk, Desa yang Terpisahkan oleh Hantaman Banjir Aceh Utara...Meski demikian, Attar menegaskan, operasi distribusi bantuan bahan pangan, layanan kesehatan, dan penyediaan air bersih masih terus berlangsung.Hingga saat ini, lebih dari 2.500 penerima manfaat telah terlayani oleh organisasi kemanusiaan tersebut."Seluruh bantuan dari warga dan organisasi lain silakan diantar ke Posko Utama PMI Aceh Utara di samping Terminal Bus Lhokseumawe. Semua bantuan langsung kita antar hari itu juga untuk pengungsi," tambahnya.Baca juga: BNPB Alokasikan Dana Rumah Korban Banjir Aceh Utara hingga Rp 60 Juta, Ini RinciannyaDengan cara ini, diharapkan tidak terjadi penumpukan bahan bantuan di posko utama.Attar juga menyampaikan harapannya agar lembaga lain dapat memberikan dukungan ambulans."Jika ada dukungan ambulans dari lembaga lain, PMI dengan senang hati menerimanya untuk mempercepat proses pencarian korban banjir," pungkasnya.Hingga saat ini, sebanyak 71.637 pengungsi korban banjir terpaksa bertahan di 226 titik pengungsian."Kalau bahan pangan kita sudah cukup untuk beberapa hari ke depan, secara berkala kita kirim ke posko kecamatan dan seterusnya ke desa secara berjenjang," kata Ayahwa, seorang relawan PMI.Selain itu, laporan menunjukkan bahwa sebanyak 1.111 orang terdampak, dengan 163 orang dilaporkan meninggal dunia, dan enam orang masih dalam pencarian.Kerusakan akibat banjir juga meluas, dengan 12 daerah irigasi mengalami kerusakan, sementara delapan daerah irigasi tersier juga rusak.Luas area sawah yang terdampak mencapai 14.509 hektar, kini tertutup lumpur sisa banjir setinggi satu hingga dua meter dan tidak dapat digunakan lagi.
(prf/ega)
Pencarian Jenazah Korban Banjir di Aceh Utara Terkendala Ambulans Rusak
2026-01-12 09:33:44
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 11:00
| 2026-01-12 10:57
| 2026-01-12 10:47
| 2026-01-12 10:47










































