Kronologi Pembunuhan Guru PPPK di OKU, Berawal dari Ribut dengan Istri

2026-02-02 11:52:32
Kronologi Pembunuhan Guru PPPK di OKU, Berawal dari Ribut dengan Istri
OKU, - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ogan Komering Ulu (OKU) mengungkap kronologi pembunuhan Sayidatul Fitriyah (27), seorang guru PPPK, yang dibunuh Riko Irawan (29), mantan penjaga tempat kosnya.Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa malam, ketika Riko yang tinggal di rumah mertuanya di Desa Suka Pindah, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya, Kabupaten OKU, Sumatera Selatan, terlibat keributan dengan istrinya.Merasa tidak betah, Riko memutuskan untuk keluar dan tidur di salah satu kamar kos kosong yang berada di sebelah tempat tinggal korban.Baca juga: Pemprov Kalteng Upayakan Peningkatan Status Guru Honorer Jadi PPPKPada malam itu, Sayidatul mendengar suara batuk-batuk yang mencurigakan. Ia kemudian menghubungi pemilik kamar kos karena di lokasi tersebut hanya ada satu kamar yang dihuni."Keesokan paginya, penjaga kos datang memeriksa kamar. Pelaku kemudian menghindar dengan masuk ke plafon lalu berpindah melalui lubang plafon ke kamar korban. Saat itu korban sudah berangkat mengajar," kata Kapolres OKU AKBP Endro Ariwibowo dalam konferensi pers pada Jumat .Setelah Riko masuk ke kamar korban, ia berusaha untuk keluar. Namun, situasi pagi itu telah ramai dengan aktivitas warga, sehingga ia memilih untuk tetap bersembunyi di dalam kamar.Pada pukul 13.00 WIB, Sayidatul pulang dari sekolah. Saat membuka pintu, ia melihat Riko berada di bagian belakang kamar."Korban spontan berteriak maling, sehingga pelaku membungkam mulut korban dan mendorongnya ke kasur," jelas Endro.Baca juga: Guru PPPK OKU Tewas Terikat, Keluarga Tolak Otopsi meski Korban Diduga DibunuhKorban yang berusaha melawan menyebabkan pelaku mengalami luka cakaran.Riko kemudian membekap mulut Sayidatul dengan jilbab, mengikat tangannya menggunakan dasi, dan mengikat kakinya dengan jilbab sehingga korban tidak dapat bergerak."Pukul 15.00 WIB, pelaku keluar dari kamar korban dan mengambil satu unit handphone. Ia kemudian melarikan diri dan bersembunyi di rumah orangtuanya di Desa Munggu Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir," ujar Kapolres.Jenazah Sayidatul ditemukan oleh warga dalam kondisi terikat pada Rabu .Penemuan tersebut segera memicu penyelidikan polisi yang berhasil menangkap pelaku pada Jumat dini hari di rumah orangtuanya."Kami menemukan handphone korban yang sempat diambil pelaku. Handphone itu disembunyikan pelaku di salah satu rumah kosong tak jauh dari lokasi kejadian," kata Endro.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Hotel bintang lima di Jakarta ini menawarkan promo bersantap malam (dinner) dan menginap spesial Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.Tersedia promo buffet makan malam Natal 24 Desember 2025 dan Hari Natal 25 Desember 2025 dengan harga Rp 450.000 per orang.Ada menu family set dengan minimum jumlah lima orang tamu. Kami bisa buatkan family set dadri appetizer sampai dessert, kata Anton ketika ditemui Kompas.com usai acara Christmas Tree Lighting Ceremony di Hotel Sultan, Jumat malam.Baca juga: Pilihan Hotel Strategis di Malaysia, Bisa Jalan Kaki ke Bukit Bintang dan KLCCSelanjutnya, promo menginap di Hotel Sultan dibanderol mulai Rp 2,7 juta net per malam. Tarif ini berlaku untuk tipe kamar Deluxe dan sudah termasuk sarapan untuk dua orang.Bila ingin menikmati paket menginap, sarapan, dan Gala Dinner di Kudus Hall Hotel Sultan untuk dua orang, tamu perlu merogoh kocek sebesar Rp 3,8 jutaan per malam.Ada potongan harga 15 persen untuk tamu yang melakukan reservasi sebelum tanggal 16 Desember 2025. Setelah itu, harganya normal, pungkas AntonBagi pengunjung yang ingin bersantap malam sambil menghitung mundur kemeriahan malam tahun baru tanpa menginap, tersedia opsi Gala Dinner di Kudus Hall seharga Rp 750.000 net per orang.Baca juga: Deretan Hotel Peraih Michelin Key 2025 di Asia, Ada dari IndonesiaHotel Sultan atau The Sultan Hotel & Residence Jakarta termasuk hotel mewah pada zamannya. Hotel bintang lima ini berlokasi di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat.Anton menyebut, Hotel Sultan merupakan hotel terbesar di Jakarta dengan luas area sekitar 13,5 hektare. Saat ini, terdapat 708 kamar di Hotel Sultan dengan delapan tipe, yakni Deluxe Room, Grand Deluxe, Premiere Deluxe, Executive Room, Garden Suite, Garden Alcove, Lagoon Suite, dan Presidential Suite.Tarif menginap di Hotel Sultan berkisar Rp 1,4 jutaan per malam untuk Deluxe Room hingga Rp 125 jutaan per malam untuk tipe Presidential Suite dengan luas kamar 800 meter persegi.Selain kamar hotel, Hotel Sultan juga menawarkan akomodasi lain (residence) yang terdiri dari apartemen dengan dua dan tiga kamar.Tarifnya berkisar mulai Rp 2,8 jutaan per malam. Akomodasi ini dilengkapi dengan fasilitas berupa kolam renang dan pusat kebugaran terpisah dari hotel.Baca juga: Hotel di Garut Pemandangan 3 Gunung, Cocok untuk Liburan Akhir Pekan

| 2026-02-02 09:48