Cara Pakai Kondisioner yang Benar agar Rambut Tak Lepek

2026-01-15 13:52:59
Cara Pakai Kondisioner yang Benar agar Rambut Tak Lepek
JAKARTA, – Banyak orang masih salah kaprah mengenai cara memakai kondisioner, misalnya mengira produk ini harus didiamkan lama di rambut, sehingga tidak sedikit orang yang merasa malas menggunakannya. Padahal, kondisioner memiliki peran penting untuk menjaga batang rambut tetap lembap, lembut, dan mudah diatur, terutama bagi mereka yang sering terpapar panas, polusi, atau styling harian.Trichologist sekaligus Founder of Woshday, Rey Nathanael, menjelaskan bahwa penggunaan kondisioner tidak serumit yang dibayangkan. “Banyak orang malas pakai conditioner karena bikin lepek atau malas tunggu lama karena harus didiamkan beberapa menit,” ujar Rey dalam acara Grand Launch of Woshday di Jakarta Selatan, Selasa .Baca juga: Shampo dengan SLS Tak Cocok untuk Rambut Diwarnai?/DEVI PATTRICIA Hairstylist, Trichologist sekaligus Founder of Woshday, Rey Nathanael dalam Grand Launch of Woshday di Jakarta Selatan, Selasa .Banyak orang mengira bahwa semakin lama kondisioner dibiarkan menempel pada rambut, semakin baik hasilnya. Namun, menurut Rey, hal tersebut justru membuang waktu dan tidak memberikan manfaat tambahan yang signifikan.“Memakai kondisioner pun tidak perlu didiamkan lama sampai 3 menit, padahal hanya 10 sampai 30 detik saja sudah cukup. Terpenting kondisionernya merata saja dan langsung bilas,” jelasnya.Dengan kata lain, fungsi kondisioner tidak bergantung pada lamanya waktu pemakaian, melainkan pada cara mengaplikasikannya. Baca juga: Cara Merawat Rambut Rusak akibat Catok dan Bleaching ala Rey NathanaelKesalahpahaman lain muncul karena banyak orang menyamakan kondisioner dengan masker rambut. Padahal, kedua produk ini memiliki fungsi dan cara kerja yang berbeda.Celebrity hairstylist itu menjelaskan, masker rambut memang perlu didiamkan beberapa menit agar kandungannya dapat terserap ke dalam batang rambut secara optimal. Namun, konditioner tidak bekerja dengan cara yang sama.Rey menegaskan, kondisioner merupakan bagian penting dari perawatan rambut.  Tanpa conditioner, batang rambut akan kehilangan kelembapannya dan lebih mudah rusak.“Pastinya setiap kali keramas harus pakai conditioner. Sebab, fungsi shampo dan conditioner berbeda. Kalau shampo fokus pada kulit kepala, sedangkan conditioner untuk batang rambut,” katanya.Shampo bekerja membersihkan minyak, debu, dan kotoran, khususnya yang ada di permukaan kulit kepala. Baca juga: Mengapa Rambut Lepek Setelah Pakai Conditioner? Ini Kata AhliAgar rambut tidak cepat lepek setelah memakai kondisioner, cara aplikasinya juga harus diperhatikan.  Gunakan  setelah shampo yang fokus membersihkan kulit kepala.Kemudian, aplikasikan hanya pada batang rambut mulai dari tengah hingga ujung rambut, bukan kulit kepala. Kondisioner yang menempel di kulit kepala berpotensi membuat rambut cepat berminyak.Setelah itu, langsung bilas dan  pastikan tidak ada residu yang tertinggal. Dengan langkah tersebut, kondisioner akan bekerja maksimal tanpa membuat rambut kehilangan volumenya.Baca juga: 4 Masalah Rambut yang Sering Dialami Orang Indonesia Menurut Rey Nathanael


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-01-15 12:04