MAKASSAR, - Pemerintah menyiapkan dana sekitar Rp 233 miliar untuk pembangunan satu sekolah garuda, program pendidikan unggulan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan lulusan mampu bersaing global.Selain pembangunan fisik, pemerintah juga menyiapkan 700–1.000 beasiswa untuk melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi ternama di dunia.Direktur Jenderal Sains dan Teknologi (Saintek) Ahmad Najib Burhani mengatakan sekolah garuda pertama mulai beroperasi Juni 2026 di empat lokasi: Kabupaten Soe (NTT), Desa Mayang (Belitung Timur), Kabupaten Bulungan (Kalimantan Utara), dan Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara).“Itu yang sudah mulai kita konstruksi dan selesai Insya Allah nanti itu bulan Juni dipakai untuk siswa-siswa baru tahun 2026,” ujarnya di Makassar, Senin .Baca juga: Menag Yakin Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Tingkatkan Kesejahteraan GuruNajib menyebut pemerintah juga menargetkan tujuh sekolah baru dibangun pada 2026 dan beroperasi 2027, di antaranya di Rejang Lebong, Mempawah, Manokwari, NTB, Lampung, Aceh, dan Katingan.Najib menjelaskan kurikulum sekolah garuda menggabungkan empat kurikulum nasional dan pengayaan global untuk mendukung penerimaan mahasiswa ke kampus terbaik dunia. Seluruh siswa akan diasramakan sebagai bagian kurikulum karakter dan kebangsaan.“Yang ini kebangsaan itu agak mirip nanti modifikasi dari yang sekarang diterapkan misalnya di Pradita, di Tarunan Nusantara, dan sebagainya,” katanya.Ia menyebut 80 persen siswa sekolah garuda diproyeksikan memperoleh beasiswa studi S1 ke kampus internasional.“Mereka itu akan mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan beasiswa S1 ke perguruan tinggi terbaik dunia,” ungkapnya.Baca juga: Prabowo Ingin Lulusan Sekolah Garuda Masuk Harvard, MIT, hingga OxfordPada 2025 pemerintah sudah memberi beasiswa S1 kepada 403 siswa dari berbagai sekolah.“Tahun depan Insya Allah sekitar 700 sampai 1000 beasiswa untuk S1,” sambungnya.Saat ini pemerintah mempersiapkan rekrutmen dan pemutasian guru untuk sekolah garuda.“Separuh rekrutmen yang sebagian itu mutasi, sebagian itu adalah pemindahan atau penugasan dari beberapa tempat itu untuk di sekolah Garuda,” ujarnya.Menurut Najib, kriteria guru dan kepala sekolah salah satunya kemampuan bahasa Inggris.“Kalau kepala sekolahnya itu memiliki pengalaman untuk memimpin kepala sekolah. Untuk gurunya itu ada tuvel kalau gak salah 7 atau 6,” jelasnya.Baca juga: Apa Itu Sekolah Garuda?
(prf/ega)
Pemerintah Siapkan Dana Rp 233 M Untuk Satu Sekolah Garuda, Siap Beroperasi Juni 2026
2026-01-11 22:24:50
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:46
| 2026-01-11 22:28
| 2026-01-11 21:31
| 2026-01-11 20:55










































