Airlangga: Upah Magang Nasional Batch 1 Sudah Dibayar, Batch 3 Segera Dibuka

2026-02-02 15:48:56
Airlangga: Upah Magang Nasional Batch 1 Sudah Dibayar, Batch 3 Segera Dibuka
JAKARTA, – Pemerintah telah mencairkan upah bulan pertama bagi peserta Program Pemagangan Nasional Lulusan Perguruan Tinggi Batch 1. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pembayaran telah disalurkan langsung ke rekening peserta.“Bagi yang berjalan dari batch 1, payment bulan pertamanya sudah dilaksanakan dan dikirim ke rekening masing-masing,” ujar Airlangga seusai menghadiri Kompas100 CEO Forum di ICE BSD, Rabu .Ia tidak merinci besaran upah yang diterima, namun menegaskan bahwa nominalnya mengikuti upah minimum kabupaten/kota (UMK) masing-masing peserta.Baca juga: Magang Nasional Batch 3: Jadwal, Syarat, dan Target Pemerintah pada 2025Pemerintah kini mempersiapkan pelaksanaan Program Pemagangan Nasional Batch 3 untuk mengejar target 100.000 peserta pada Kuartal IV 2025. Adapun Batch 1 diikuti 20.000 peserta, sedangkan Batch 2 memiliki kuota 62.000 peserta.“Masih ada lagi gelombang ketiga yang kita akan siapkan. Karena targetnya kan 100.000. Dan yang penting ke depan, dari segi demand side-nya perlu untuk dikelola lebih banyak,” ujarnya.Program pemagangan nasional merupakan salah satu program prioritas pemerintah untuk meningkatkan kompetensi lulusan perguruan tinggi.Melalui program ini, peserta memperoleh pengalaman kerja langsung dan kesempatan meningkatkan daya saing di pasar tenaga kerja.Baca juga: Kapan Pendaftaran Magang Nasional Kemnaker Batch 3 Dibuka? Ini Rincian JadwalnyaSelama enam bulan program, peserta menerima uang saku setara UMK tanpa potongan serta perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.Dalam kesempatan terpisah, Airlangga menegaskan kembali bahwa pembayaran upah peserta Magang Nasional Batch I telah dilaksanakan. Ia menyebut total anggaran disesuaikan dengan nilai UMK dikalikan jumlah peserta sekitar 20.000 orang.Pemerintah juga sedang memperkuat persiapan Batch III, termasuk pengelolaan permintaan dari sisi industri. “Yang penting ke depan, dari segi demand side-nya perlu dikelola lebih banyak,” katanya.Airlangga turut menyampaikan bahwa Batch 2 telah resmi dimulai, dengan partisipasi meningkat tajam. Sebanyak 4.669 perusahaan dan 47 kementerian/lembaga membuka lowongan.Baca juga: Dukung Penguatan Kompetensi SDM, Rubi Handojo Sambut 63 Peserta Magang Kemenaker di Jasa RaharjaJumlah peserta melonjak dari 16.601 pada Batch 1 menjadi 62.754 pada Batch 2, sehingga total peserta mencapai 78.815 orang.Menurut dia, proses seleksi berlangsung ketat karena tingginya minat lulusan baru terhadap posisi yang ditawarkan.“Peserta yang terpilih adalah lulusan terbaik. Ini merupakan sebuah privilege karena pada umumnya perusahaan menerapkan masa percobaan tiga bulan, sedangkan melalui program ini peserta telah melewati fase tersebut dan pemerintah membayar honor untuk enam bulan, jadi pemerintah ikut investasi,” jelasnya dalam Pembukaan Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Batch 2 di Jakarta, Rabu .Baca juga: Magang Nasional Batch 3 Dibuka, Ini Aturan Baru Jam Magang dan Uang SakuPemerintah juga menekankan peningkatan kualitas program agar pengalaman peserta semakin relevan dengan kebutuhan industri. Pembinaan, keterlibatan peserta dalam proyek nyata, serta perluasan partisipasi dunia usaha menjadi fokus pelaksanaan berikutnya.“Saya meminta agar seluruh peserta benar-benar memanfaatkan kesempatan ini, menunjukkan inisiatif tinggi, dan membangun jejaring yang bermanfaat,” lanjut Airlangga.Program pemagangan nasional akan diperluas pada 2026 seiring penerapan kebijakan ekonomi 8+4+5 yang mendorong penguatan talenta muda dan pengembangan gig economy.(Tim Redaksi: Isna Rifka Sri Rahayu, Teuku Muhammad Valdy Arief)Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pemerintah Telah Cairkan Upah Peserta Program Magang Nasional Batch 1


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-02 15:21