Suara Perempuan Penghayat Kepercayaan Jateng: Ada Tekanan Sosial, Kenalkan Budi Luhur

2026-02-05 05:24:19
Suara Perempuan Penghayat Kepercayaan Jateng: Ada Tekanan Sosial, Kenalkan Budi Luhur
UNGARAN, - Penghayat kepercayaan perempuan Jawa Tengah (Jateng) mengaku masih merasakan tekanan sosial. Meski begitu, kondisi ini justru membuat mereka semakin solid untuk menunjukkan ajaran budi luhur.Ketua Perempuan Penghayat Kepercayaan (Puan Hayati) Jateng, Dwi Setiyani Utami, mengatakan bahwa tekanan sosial tersebut seringkali berupa pemaksaan."Kami akui masih ada tekanan sosial dan kekerasan untuk penghayat, yang sering itu pemaksaan soal agama di KTP," ujarnya di sela acara Seminar Parenting Pra-Nikah Puan Hayati Jawa Tengah di Pemancingan Suharno 1 Jimbaran, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Sabtu .Meski dimikian, menurutnya, saat ini kondisi di Jawa Tengah mulai kondusif.Baca juga: Ratusan Penghayat Kepercayaan Ikuti Kirab Kirab Agung di Purworejo"Namun sekarang kondisi di Jawa Tengah mulai kondusif. Kalau tahun-tahun lalu ada kejadian di Banyumas, perubahan di KTP dari penghayat," kata Dwi.Dwi mengatakan bahwa beberapa kejadian yang menimpa penghayat kepercayaan menjadikan Puan Hayati lebih solid secara internal. Mereka semakin gencar melakukan sosialisasi mengenai kegiatan yang dilaksanakan."Kita kenalkan bahwa ajaran yang dilaksanakan itu budi luhur dan positif sesuai hak dan kewajiban warga negara," ungkapnya.Dwi juga menyampaikan bahwa Puan Hayati Jawa Tengah diresmikan pada 2018 sebagai payung organisasi penghayat kepercayaan, khususnya kaum perempuan.Baca juga: Mengenal Prodi Pendidikan Kepercayaan, Penjaga Warisan Penghayat Kepercayaan"Kami memperjuangkan mengenai pendidikan, budaya, keluarga, kedudukan, dan kesetaraan hak yang adil bagi penghayat kepercayaan," kata Dwi.Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Restu Gunawan, mengatakan bahwa penghayat kepercayaan tidak boleh minder dan harus memiliki kepercayaan diri karena eksistensinya dalam pembangunan bangsa."Namun kepercayaan diri itu harus diimbangi pengetahuan dan literasi yang bagus serta menunjukkan peranan dan aktivitas nyata di masyarakat," ungkapnya."Penghayat jangan melempem, aktivitasnya harus diketahui masyarakat, aktivitas yang penting harus disuarakan," kata Restu.Restu pun menyatakan bahwa pemerintah mendukung keberadaan penghayat kepercayaan."Sudah ada Perpres terkait pemenuhan hak masyarakat, itu masih berproses. Di Indonesia ada sekitar 170-an kelompok penghayat kepercayaan," ujarnya.Baca juga: 29 Warga Buleleng Ubah Status Agama Jadi Penghayat Kepercayaan Restu menilai keberadaan Puan Hayati penting dalam proses pewarisan kebudayaan."Termasuk soal berbagi asupan pengetahuan tentang membangun keluarga cerdas sehingga memberi sumbangan bagi kemajuan bangsa. Sebarkan info penting terkait pengetahuan pra-nikah agar tercipta keluarga yang serasi dan harmonis," ungkapnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-05 03:46