Proyek Kereta Gantung LRT Harjamukti–Mekarsari Tembus Rp 173,9 Miliar per Kilometer

2026-01-12 04:09:54
Proyek Kereta Gantung LRT Harjamukti–Mekarsari Tembus Rp 173,9 Miliar per Kilometer
JAKARTA, - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan biaya investasi proyek kereta gantung dari Stasiun LRT Harjamukti menuju kawasan wisata Mekarsari mencapai sekitar 10,4 juta dollar Amerika Serikat (AS) per kilometer, atau setara Rp 173,9 miliar dengan kurs Rp 16.726 per dollar AS.Informasi tersebut tercantum dalam paparan Sekretaris Jenderal Kemenhub, Antoni Arif Priadi, saat Rapat Koordinasi Nasional Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.“Ke depan, ada juga yang full swasta. Kita ingin menyambungkan kota wisata Mekarsari ke LRT Harjamukti. Kan terputus,” kata Antoni di kawasan Menteng, Jakarta, Kamis .Baca juga: Tanpa Subsidi, Tarif LRT Jabodebek Rute Dukuh Atas–Harjamukti Tembus Rp 33.000Ia menjelaskan, keputusan menggunakan kereta gantung diambil karena sulitnya pembebasan lahan di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Solusi ini dinilai paling realistis dan efisien dari sisi teknis maupun biaya konstruksi.Pemerintah pun membuka peluang bagi swasta untuk mengambil alih proyek tersebut.“Akhirnya swasta kalau ada yang berminat silakan seperti apa,” ujar Antoni.Kemenhub sebelumnya telah mengkaji berbagai opsi transportasi penghubung dari LRT Harjamukti ke kawasan wisata Mekarsari, Bogor, Jawa Barat.Baca juga: Berapa Tarif Asli LRT Jabodebek Tanpa Subsidi?Beberapa alternatif sempat dipertimbangkan, seperti jalur bawah tanah, jalur layang, hingga kereta gantung.“Jadi, itu memang ada rencana membuat kayak MRT, tetapi sistemnya lagi coba evaluasi. Termasuk ada teknologi baru pakai kayak kereta api gantung,” kata Wakil Menteri Perhubungan Suntana saat menghadiri International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 di Jakarta, Rabu , dikutip dari Antara.


(prf/ega)

Berita Lainnya