JAKARTA, - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mengakui banyak tantangan yang harus dihadapi dalam satu tahun pemerintahan ini.Hal ini diungkap Gibran saat menerima kunjungan mahasiswa Jurusan Sosiologi angkatan 2023 dari Universitas Airlangga (Unair) di Istana Wapres, Jakarta, Kamis . Dalam pertemuan itu, Gibran dan para mahasiswa berdiskusi soal kebangsaan dan peran generasi muda dalam pembangunan nasional khususnya dalam menyukseskan program prioritas pemerintah. "Satu tahun pertama ini memang tantangannya banyak sekali, dan banyak faktor-faktor eksternal juga, resesi global, perang dagang, perang tarif, perubahan iklim. Ini hal-hal yang harus kita aware semua," ungkap Gibran dikutip dari keterangannya.Baca juga: Bertemu Gibran Bahas Pelestarian Lingkungan, Nadine Chandrawinata: Wapres Pesan Gerakkan Anak Muda Meski banyak tantangan global yang memengaruhi perekonomian nasional, mulai dari resesi, perang dagang, hingga perubahan iklim. Kendati demikian, ia menyebut kondisi ekonomi Indonesia masih terjaga dengan baik berkat kerja keras bersama antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat. "Tapi, ya, dalam satu tahun ini pertumbuhan ekonomi cukup oke, di angka 5 persen, inflasi tetap terjaga. Angka-angkanya kita perbaiki semua,” lanjut Wapres. Wapres RI pun menekankan pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. Dia mendorong masyarakat termasuk mahasiswa ikut memantau program pemerintah. “Tapi kita harus kerja bareng. Pemerintah, enggak bisa kerja sendiri. Harus dipantau, dikawal oleh dosen, mahasiswa, semuanya. Harus bergandengan tangan,” sambungnya.Baca juga: 2 Hari Gibran di Manokwari: Pakai Noken, Rapat, hingga Bagikan Laptop dan SepedaLebih lanjut, Gibran mengakui masih banyak hal yang perlu diperbaiki dalam pelaksanaan program-program pemerintah. Ia pun meminta kontribusi generasi muda, termasuk mahasiswa Unair, dengan memberikan masukan yang konstruktif dan menjadi bagian dari solusi.“Memang masih banyak kekurangannya. Nah, ini nanti tugas teman-teman Unair untuk memberikan masukan," tuturnya. Dalam pertemuan tersebut, Gibran mencontohkan berbagai program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dirancang dengan mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat dan tengah dijalankan secara bertahap. Beberapa di antaranya adalah Sekolah Rakyat, serta pembangunan infrastruktur dan pembangunan manusia di wilayah Papua yang tujuannya memeratakan akses dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Baca juga: Gibran Rapat Tertutup di Bandara Manokwari di Detik-detik Sebelum Terbang, Bahas Apa?
(prf/ega)
Gibran Akui Banyak Tantangan di Satu Tahun Pemerintahan: Tetapi Pertumbuhan Ekonomi Cukup Oke
2026-01-12 03:15:11
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:38
| 2026-01-12 02:51
| 2026-01-12 01:50
| 2026-01-12 01:18










































