Jadwal KRL Solo-Jogja 30-31 Desember 2025, Ada Tambahan Perjalanan

2026-02-02 17:59:14
Jadwal KRL Solo-Jogja 30-31 Desember 2025, Ada Tambahan Perjalanan
- Untuk Anda yang berencana bepergian dengan KRL Solo–Jogja, jadwal perjalanan pada 30 dan 31 Desember 2025 bisa jadi panduan praktis merencanakan perjalanan.Layanan commuter line ini melayani rute dari Stasiun Palur hingga Stasiun Yogyakarta (Tugu) dengan total 13 stasiun pemberhentian.KRL Solo–Jogja banyak dipilih penumpang karena menawarkan perjalanan yang relatif cepat, tarif yang terjangkau, serta jadwal keberangkatan yang tersedia sejak pagi hingga malam hari.Tak heran, moda transportasi ini menjadi andalan warga maupun wisatawan yang ingin berpindah antara Solo dan Yogyakarta.Sepanjang perjalanan, KRL Solo–Jogja melintasi rute Palur–Solo Jebres–Solo Balapan–Purwosari–Gawok–Delanggu–Ceper–Klaten–Srowot–Brambanan–Maguwo–Lempuyangan–Yogyakarta.Total lama perjalanan berdurasi rata-rata sekitar 1 jam 15 menit hingga 1 jam 30 menit, tergantung kondisi perjalanan.Soal tarif, penumpang tak perlu khawatir. KRL Solo–Jogja memberlakukan tarif flat Rp 8.000 untuk sekali perjalanan, baik jarak dekat maupun jauh, dengan sistem tiket tanpa tempat duduk.Dilansir dari laman resmi Commuterline, KRL Solo–Jogja menerapkan tambahan perjalanan baik dari arah Yogyakarta maupun Palur selama libur Nataru atau periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.“Penambahan 4 perjalanan Commuter Line Yogyakarta–Palur ini dilakukan untuk memberikan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan andal selama masa libur panjang,” jelas Karina.Berikut daftar jam keberangkatan KRL Solo–Jogja di tiap stasiun, mulai keberangkatan paling pagi sampai paling malam yang dilansir dari aplikasi Acess by KAI.Jadwal lengkap: 05.00 WIB, 06.05 WIB, 07.15 WIB, 07.40 WIB*, 08.56 WIB, 10.40 WIB, 11.07 WIB*, 12.10 WIB*, 12.50 WIB, 13.43 WIB, 15.35 WIB, 16.35 WIB, 18.05 WIB, 19.45 WIB, 20.42 WIBJadwal lengkap: 05.06 WIB, 06.11 WIB, 07.21 WIB, 07.47 WIB*, 09.02 WIB, 10.46 WIB, 11.13 WIB*, 12.16 WIB*, 12.56 WIB, 13.49 WIB, 15.41 WIB, 16.41 WIB, 18.11 WIB, 19.51 WIB, 20.48 WIBJadwal lengkap: 05.13 WIB, 06.18 WIB, 07.27 WIB, 07.52 WIB*, 09.08 WIB, 10.52 WIB, 11.19 WIB*, 12.23 WIB*, 13.03 WIB, 13.55 WIB, 15.48 WIB, 16.47 WIB, 18.19 WIB, 20.01 WIB, 20.54 WIBJadwal lengkap: 05.18 WIB, 06.23 WIB, 07.32 WIB, 07.56 WIB*, 09.13 WIB, 10.57 WIB, 11.24 WIB*, 12.28 WIB*, 13.08 WIB, 14.00 WIB, 15.53 WIB, 16.52 WIB, 18.24 WIB, 20.06 WIB, 20.59 WIBJadwal lengkap: 05.26 WIB, 06.31 WIB, 07.40 WIB, 08.03 WIB*, 09.20 WIB, 11.04 WIB, 11.42 WIB*, 12.36 WIB*, 13.16 WIB, 14.07 WIB, 16.01 WIB, 16.59 WIB, 18.31 WIB, 20.14 WIB, 21.06 WIB


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Hingga kini, tolok ukur tersebut baru mampu dicapai Ducati, yang mendominasi klasemen konstruktor dengan enam gelar juara beruntun.Honda tercatat sebagai pabrikan pertama yang naik level dalam sistem konsesi sejak skema A-B-C-D diberlakukan pada awal 2024.Honda berhasil melampaui ambang batas 35 persen poin, sehingga berhak bergabung dengan KTM dan Aprilia di kategori C.Baca juga: Cara Mengecas Motor Listrik yang Bikin Baterai AwetDengan perubahan itu, Yamaha kini menjadi satu-satunya pabrikan yang masih berada di kategori D.Dok. HRC Aleix Espargaro menjadi pebalap tes untuk Honda Racing Corporation (HRC)Kondisi tersebut membuat Yamaha tetap menikmati konsesi penuh, termasuk kebebasan pengembangan mesin serta tes privat bersama pebalap utama.“Ini soal di mana kami harus berada, kami harus ada di A. Jadi ini adalah langkah pertama yang logis yang harus kami lakukan,” kata Espargaro, dikutip dari Crash, Selasa .Kenaikan peringkat Honda tidak lepas dari performa solid pada akhir musim 2025.Pada seri penutup musim, Luca Marini finis di posisi ketujuh, hasil krusial yang dibutuhkan Honda untuk melampaui ambang batas poin konsesi.Baca juga: Persiapan Touring Libur Nataru: Ini Item yang Harus Dibawa BikerSelain Marini, performa positif juga ditunjukkan Joan Mir yang meraih beberapa podium, serta Johann Zarco yang berhasil memenangi satu balapan.AFP/LOIC VENANCE Pebalap LCR Honda, Johann Zarco, memacu motornya selama sesi latihan bebas di MotoGP Perancis 2025 di Sirkuit Le Mans pada 10 Mei 2025.Zarco pun menutup musim sebagai pebalap Honda terbaik di klasemen dunia, finis di posisi ke-12, unggul enam poin dari Marini.Espargaro turut menyoroti intensitas program pengujian yang dijalani Honda sepanjang musim. “Sungguh luar biasa seberapa banyak kami bekerja. Saya menjalani tes di Malaysia, lalu kembali ke Eropa, kemudian ke Aragon sebelum tampil wild card di Valencia. Ini menunjukkan besarnya komitmen Honda,” ujarnya.Terkait minimnya konsesi yang dimiliki Ducati, Espargaro membandingkannya dengan perkembangan motor Honda selama musim berjalan. “Dengan segunung material dan ratusan lap pengujian, perubahan motor dalam enam bulan terakhir sungguh luar biasa,” katanya. “Honda membawa banyak pembaruan untuk Joan dan Luca. Misalnya, kami memiliki tiga pembaruan mesin selama musim berjalan, dan mesin yang digunakan sekarang sangat cepat,” ucap Espargaro.Mulai seri pembuka MotoGP 2026, Honda akan bergabung dengan Ducati, KTM, dan Aprilia dalam aturan pembekuan mesin.Sementara itu, era baru MotoGP dengan mesin 850 cc dijadwalkan resmi dimulai pada 2027.

| 2026-02-02 17:23