Viral Unggahan Anak Koleksi Boneka Pocong, Psikolog Ungkap Penyebabnya

2026-01-12 19:39:10
Viral Unggahan Anak Koleksi Boneka Pocong, Psikolog Ungkap Penyebabnya
- Warganet dibuat heboh oleh sebuah video yang menampilkan kebiasaan tak lazim dari seorang anak di Pontianak, Kalimantan Barat.Dalam rekaman yang awalnya diunggah akun TikTok @/hrnw*** dan kemudian direpost Instagram @folk*** pada Sabtu , terlihat seorang bocah tengah bersantai di tempat tidur sambil bermain gawai.Namun, yang mencuri perhatian justru deretan boneka yang menghiasi kamarnya.Alih-alih boneka lucu seperti anak seusianya, kamar tersebut dipenuhi boneka berbentuk pocong berwarna cokelat, hitam, putih, hingga abu-abu.Baca juga: Psikolog Jelaskan Korban Bencana Sumatera Dinilai Perlu Dukungan Sosial MenyeluruhKoleksi tersebut dianggap oleh sebagian orang terlihat menyeramkan.Unggahan tersebut pun memancing banyak komentar warganet.“Ini kalau ketemu pocong asli bukan lari, malah minta tanda tangan,” tulis @menfrom***.“Agak lain ya adik ini,” kata @sonia***.Sementara @purp*** menambahkan, “Aku yang dewasa aja takut, woe,".Lantas bagaimana penjelasan psikolog terkait seorang anak mengoleksi boneka pocong?Baca juga: Mengapa Pejabat Enggan Mundur padahal Dinilai Gagal? Ini Kata Psikolog dan SosiologPsikolog Ibunda.id, Danti Wulan Manunggal, menilai ketertarikan anak kecil pada boneka atau objek yang umumnya dianggap menyeramkan termasuk boneka pocong sebagai fenomena yang tidak biasa.Meski demikian, tetap dapat dipahami dari sudut perkembangan psikologis.“Belum ada penelitian yang secara khusus membuktikan bahwa menyukai boneka seram akan menimbulkan dampak psikologis buruk di kemudian hari,” jelasnya kepada Kompas.com, Rabu .Ia menambahkan bahwa minat semacam ini bisa lahir dari paparan lingkungan, rasa familiar, hingga proses eksplorasi emosi dalam ruang yang aman bagi anak.Baca juga: Mengapa Publik Bandingkan Banjir Sumatera dengan Tsunami Aceh 2004? Ini Penjelasan Psikolog KebencanaanUnsplash Ilustrasi anak.


(prf/ega)