Mengoptimalkan Perjalanan Mobil Listrik di Libur Nataru 2025

2026-01-14 13:02:36
Mengoptimalkan Perjalanan Mobil Listrik di Libur Nataru 2025
JAKARTA, - Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 diprediksi akan kembali diwarnai lonjakan perjalanan darat.Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dengan mobil listrik, ketersediaan dan akses informasi mengenai Stasiun Pengisian Daya Listrik Umum (SPKLU) menjadi sangat penting, terutama bagi pengguna yang baru pertama kali membawa kendaraan listrik untuk menempuh perjalanan lintas kota.Saat ini, jaringan SPKLU di Indonesia telah berkembang pesat.Baca juga: Tips Menjaga Kondisi Mesin Mobil untuk Perjalanan Jauh Saat Libur NataruDok. Hyundai Charging station HyundaiRibuan unit tersedia dan tersebar di ruas tol, rest area, hingga kawasan perkotaan dan destinasi wisata.Dengan sebaran tersebut, risiko kehabisan daya selama perjalanan Nataru semakin kecil.Meski demikian, perencanaan tetap diperlukan agar waktu tempuh lebih efisien dan perjalanan berjalan nyaman.Untuk membantu pengguna menemukan SPKLU, tersedia sejumlah aplikasi pendukung.Salah satunya adalah PLN Mobile, aplikasi resmi milik PT PLN (Persero) yang dapat diakses melalui perangkat Android maupun iOS.Baca juga: Cara Mengatur Emosi Saat Melihat Pengendara Lain Tak Tertib di Jalan/Zulfikar Hardiansyah Tampilan PLN Mobile yang bisa dipakai buat cek SPKLU terdekat saat liburan akhir tahun menggunakan mobil listrik.Melalui aplikasi ini, pengguna cukup mengaktifkan GPS, lalu memilih menu Electric Vehicle dan SPKLU.Lokasi pengisian daya akan muncul dalam bentuk peta atau daftar, lengkap dengan petunjuk arah.Selain itu, Google Maps juga bisa dimanfaatkan sebagai alternatif.Dengan fitur pencarian layanan pengisian kendaraan listrik, aplikasi ini menampilkan titik SPKLU di sekitar lokasi maupun sepanjang rute perjalanan.Pengguna dapat menyesuaikan pilihan berdasarkan jarak serta jam operasional, sehingga lebih mudah menemukan SPKLU yang masih beroperasi selama libur Nataru.Pilihan lain yang tak kalah praktis adalah Charge+.Aplikasi ini cukup dikenal di kalangan pengguna mobil listrik untuk membantu perencanaan perjalanan jarak jauh.Charge+ menyediakan informasi lokasi SPKLU, jenis konektor, hingga kapasitas pengisian daya.Pada beberapa titik, ketersediaan charger bahkan dapat dipantau secara real-time.Dengan dukungan berbagai aplikasi tersebut, perjalanan menggunakan mobil listrik saat libur Nataru 2025/2026 dapat dilakukan dengan lebih terukur.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-14 11:17