Warga Keluhkan Tumpukan Sampah Meluber ke Jalan Baru Plenongan Depok

2026-02-02 01:02:57
Warga Keluhkan Tumpukan Sampah Meluber ke Jalan Baru Plenongan Depok
DEPOK, - Warga mengeluhkan tumpukan sampah menutupi separuh jalan dekat Stasiun Depok Baru di Jalan Baru Plenongan, Kota Depok.Pantauan Kompas.com di lokasi, Senin , tumpukan sampah tampak menutupi separuh bahu jalan selebar 4-5 meter.Tumpukan sampah yang diperkirakan memiliki tinggi satu meter ini membentang di sepanjang jalan berkisar 15-20 meter.Baca juga: Kelola 40 Kg Sampah Per Hari, Warga Kebon Melati Bangun Sistem Lingkungan MandiriKebanyakan sampah didominasi dari sampah rumah tangga, yaitu plastik, makanan basah, hingga seprai, bahkan bedcover.Tepat di sisi tumpukan, telah tersedia tempat penampungan sementara (TPS) berbentuk persegi dan menggunakan atap berbahan baja.TPS itu terlihat tak kuat menampung tumpukan sampah setinggi 8-10 meter, terlihat dari sebagian sampahnya ikut meluber dan menyatu dengan tumpukan sampah di jalan.Di sisi lain, jejeran 10 motor pengangkut sampah sedang terparkir di tepi jalan, seolah menunggu giliran untuk membuang sampah dari gerobak ke TPS.Jejak sampah yang tak terangkut dan karung berbahan anyaman ikut menghiasi trotoar pejalan kaki.Kondisi ini membuat arus kendaraan di jalan itu cukup tersendat, sebab separuh jalan yang tersisa 4-5 meter menjadi satu-satunya akses pengendara di kedua arus.Sempat terlihat pengendara harus sesekali bergantian melintas di area dekat TPS, khususnya untuk yang arusnya berlawanan.Salah satu warga bernama Dhany (38) menceritakan, tumpukan sampah sudah menutupi jalan lebih dari setahun lamanya.Baca juga: Dari Bank Sampah hingga Maggot, Cara Warga Kebon Melati Kurangi Limbah dari RumahMulanya, tumpukan sampah yang berada di bahu jalan tidak separah sekarang dan biasanya sudah terangkut di pagi hari."Kondisi sampah sebanyak ini tuh baru pas setahun ini, sebelumnya juga udah ada (sampah di jalan) tapi enggak sebanyak sekarang," ucap Dhany saat ditemui di lokasi, Senin.Sepengetahuannya, kendaraan pengangkut sampah sudah berada di lokasi sejak pukul 04.00 WIB dan mengantre untuk membuangnya ke TPS.Hal itu yang kemudian berdampak pada kepadatan kendaraan di waktu berangkat kerja, terutama di kisaran pukul 06.30-08.00 WIB.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Selain itu, ia juga berpesan agar seluruh ASN di Indonesia tetap menjaga integritas dan terus melayani masyarakat dengan hati.Rini menegaskan bahwa ASN harus bekerja secara profesional untuk mendukung tugas-tugas pemerintahan. Pasalnya, Korpri berperan sebagai simbol persatuan, kolaborasi, dan stabilitas nasional melalui kerja sama seluruh komponen bangsa.Lebih lanjut, Penasihat Harian Dewan Pengurus Korpri Nasional ini berharap agar anggota Korpri bekerja dengan inovasi dan efisiensi, serta mengedepankan pelayanan cepat, hemat, dan transparan melalui pemanfaatan teknologi digital.“Saya berharap Korpri menjadi rumah para ASN dan menjadi wadah yang bermanfaat bagi para ASN dan tentunya untuk memudahkan para ASN berkolaborasi. Sekali lagi selamat kepada Korpri. Selamat Hari Ulang Tahun ke-54,” ucap Rini.Baca juga: 29 November Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah HUT KORPRI dan Tema Peringatan 2025Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak para anggota Korpri untuk memperkuat solidaritas dan mendukung penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sejumlah wilayah lainnya.Upaya tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian antarsesama untuk setidaknya meringankan beban saudara se-Tanah Air yang terdampak bencana.Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Korpri Zudan Arif Fakrulloh menekankan bahwa Korpri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintah.Oleh karena itu, ia mengajak para anggota untuk menerapkan kesiapsiagaan Korpri dalam mendorong percepatan pembangunan nasional sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Indonesia.Baca juga: Menteri PPN Ajak Perguruan Tinggi Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

| 2026-02-02 00:31