TPA Suwung Bakal Ditutup, Bangli Jadi Tempat Penampungan Sementara

2026-02-02 17:50:34
TPA Suwung Bakal Ditutup, Bangli Jadi Tempat Penampungan Sementara
DENPASAR, — Pemerintah pusat memastikan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung, Denpasar, resmi berhenti beroperasi mulai 1 Maret 2026. Gubernur Bali I Wayan Koster menegaskan, keputusan tersebut tidak bisa ditunda, sehingga daerah hanya memiliki waktu singkat untuk menata sistem pengelolaan sampah pengganti.Keputusan itu mengemuka dalam pertemuan antara Koster dan Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq di Denpasar, Senin . Pertemuan juga dihadiri Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, serta Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta.Baca juga: Wisatawan Domestik ke Bali Turun 700.000 Orang, Ini Kata Gubernur KosterKoster menyebut pemerintah daerah diminta bergerak cepat sebelum penutupan TPA Suwung diberlakukan.“Kami mendapat arahan dari Bapak Menteri agar menyiapkan langkah-langkah dalam dua bulan ke depan. Sehingga saat TPA Suwung ditutup, sudah tersedia solusi untuk mengatasi persoalan sampah, khususnya di wilayah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung,” jelas Koster.Ia menyatakan, selama proyek Waste to Energy (WtE) dibangun, TPA di Kabupaten Bangli akan dimanfaatkan sebagai lokasi penampungan sementara.Sebagai langkah awal, Pemkot Denpasar dan Pemkab Badung diarahkan mengoptimalkan pengolahan sampah sejak dari sumbernya. Upaya itu mencakup pemanfaatan teba modern, TPS3R, serta TPST.“Upaya ini diharapkan mampu mengoptimalkan penanganan sampah di hulu. Sementara sisanya sedang dipersiapkan TPA di Bangli yang hanya akan digunakan sebagai tempat penampungan sementara,” ungkap dia.Menurut Koster, TPA di Desa Landih, Bangli, sejatinya bukan berstatus TPA regional. Namun, regulasi daerah memungkinkan kerja sama lintas kabupaten, termasuk dengan Denpasar dan Badung.Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan, persoalan sampah di Bali harus ditangani serius karena menyangkut wajah Indonesia di mata dunia.“Kami rapat bersama Gubernur, Wali Kota Denpasar, serta Bupati Badung dan Bangli untuk menyikapi pelaksanaan transformasi TPA Suwung hingga menjadi fasilitas WtE. Diperkirakan memerlukan waktu sekitar dua tahun,” jelasnya.Ia menambahkan, penutupan TPA Suwung bukan berarti kegagalan pemerintah dalam pengelolaan lingkungan.“Penanganan sampah harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Salah satu alternatifnya adalah revitalisasi TPA di Kabupaten Bangli. Kita hanya memiliki waktu sekitar dua bulan untuk melakukan peningkatan fasilitas TPA tersebut agar dapat digunakan sementara, sambil menunggu rampungnya proyek WtE,” tambah dia.Hanif juga mengakui bahwa penggunaan TPA Bangli membawa konsekuensi sosial dan lingkungan. Karena itu, menurutnya, upaya mengurangi volume sampah sejak dari hulu menjadi strategi utama agar pengiriman ke Bangli dapat ditekan semaksimal mungkin.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Bodinya juga dibuat ringan, hanya 29 gram tanpa strap, dengan rangka aluminium alloy dan satu tombol crown stainless steel untuk navigasi.Honor membekali Watch X5 dengan sertifikasi IP68 + 5ATM, sehingga aman untuk berenang maupun dipakai aktivitas outdoor.Di sektor fitur, Honor Watch X5 membawa sensor lengkap mulai dari PPG heart-rate monitor, SpO2, kompas, gyroscope, barometer, hingga accelerometer.Jam tangan ini mendukung lebih dari 120 mode olahraga, lengkap dengan fitur route recording, panduan stretching, dan voice coaching saat pengguna berlatih.Untuk kesehatan, Watch X5 menyediakan pemantauan detak jantung 24 jam, saturasi oksigen, stres, analisis tidur, hingga pelacakan kesehatan wanita. Semua data dapat dipantau melalui aplikasi Honor Health.Navigasi outdoor makin akurat berkat dukungan GNSS lima sistem (BeiDou, GPS, GLONASS, GALILEO, QZSS). Konektivitasnya didukung Bluetooth 5.3 untuk panggilan telepon, serta NFC yang dapat dipakai untuk akses pintu atau pembayaran offline di wilayah tertentu.Honor Fitur lengkap Honor Watch X5.Daya tahan baterainya juga cukup panjang. Honor mengeklaim Watch X5 bisa bertahan hingga 14 hari dalam pemakaian normal, atau sekitar 5 hari jika fitur Always-On Display aktif. Pengisian daya dilakukan lewat konektor magnetik pogo-pin.Baca juga: Ini Dia Coros Pace 4, Smartwatch Ringan untuk Pelari dengan GPS Lebih AkuratFitur tambahan lainnya mencakup remote camera shutter, pemutar musik, mode Do Not Disturb, hingga mini-games.Honor Watch X5 kompatibel dihubungkan dengan smartphone Android 9.0 ke atas dan iPhone yang menjalankan iOS 13 ke atas.Jam tangan ini tersedia dalam dua warna, yaitu Phantom Black dan Moonlight White dengan tali silikon, seperti dihimpun KompasTekno dari GizmoChina.

| 2026-02-02 15:23