Airlangga Usul WFA di 29-30 Desember 2025 Demi Genjot Mobilitas dan Konsumsi di Nataru

2026-01-12 01:54:58
Airlangga Usul WFA di 29-30 Desember 2025 Demi Genjot Mobilitas dan Konsumsi di Nataru
JAKARTA, - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto jika pada tanggal 29-31 Desember 2025 seluruh pekerja Indonesia bisa bekerja dari mana saja alias work from anywhere (WFA). Airlangga beralasan bahwa usulan work from anywhere (WFA) dapat menggerakkan mobilitas hingga konsumsi masyarakat terlebih pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026. "Kami usulkan karena ada tanggal 29, 30 dan 31 yang di antara libur, kami usul untuk work from anywhere and everywhere, karena keluarga enggak bergerak kalau orangtua nya, ayahnya enggak jalan. Jadi ini kami usulkan," Katanya dalam Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara dilansir dari youtube Sekretariat Presiden pada Senin . Menurut Airlangga saat momen libur sekolah, jika orangtua tetap bekerja di kantor, kemungkinan untuk bepergian sangat terbatas. Baca juga: Airlangga Pamer ke Prabowo, Ekonomi Baik hingga IHSG Cetak Rekor Tertinggi Usulan tersebut disambut gelak tawa hingga gemuruh tepuk tangan para menteri kabinet hingga Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Airlangga memperkirakan selama periode Nataru akan ada 100 juta lebih perjalanan masyarakat yang bisa menggerakkan perekonomian. Peningkatan perjalanan itu didukung oleh berbagai diskon transportasi yang telah disiapkan pemerintah. Menko Perekonomian ini merinci, pemerintah memberika diskon mulai dari tiket kereta api sampai 30 persen, Laut yaitu Pelni sampai 20 persen. Kemudian ASDP juga besar sampai 19 persen, dan pesawat sebesar 13–14 persen. Mualau dari tanggal 20 Desember 2025 sampai dengan 10 Januari 2026. Baca juga: Airlangga Ungkap Kunci Ekonomi Batang dan Kendal Tumbuh 8–9 Persen Selain itu dari sisi belanja, Airlangga membidik transaksi pada Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025 di angka Rp 35 triliun. Pelaksanaan Harbolnas tahun ini yang berlangsung selama 10-16 Desember 2025 diharapkan mampu berkontribusi sebanyak 30 persen dari total transaksi e-commerce. Pemerintah juga meluncurkan program lain seperti Every Purchase is Cheap (EPIC) Sale dengan target transaksi Rp 30 triliun.


(prf/ega)