AirNav Ambon Siap Layani Navigasi Penerbangan saat Libur Tahun Baru

2026-01-12 06:26:53
AirNav Ambon Siap Layani Navigasi Penerbangan saat Libur Tahun Baru
AirNav Indonesia cabang Ambon memastikan kesiapan penuh layanan navigasi penerbangan di wilayah timur Indonesia pada masa angkutan natal 2025 dan tahun baru 2026. Hingga Desember, AirNav cabang Ambon telah melayani 1.597 pergerakan pesawat.AirNav Indonesia cabang Ambon telah membuka posko monitoring dan pengendalian nataru 2025/2026 menghadapi periode liburan natal dan tahun baru. Posko tersebut dibuka langsung oleh Direktur Operasi Airnav Indonesia, Setio Anggoro.Saat ini kondisi cuaca menjadi tantangan, terutama terkait adanya pergerakan siklon pada akhir tahun. AirNav memastikan kesiapannya dalam pelayanan navigasi penerbangan yang optimal di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat."Challenge yang terbesar adalah cuaca, karena cuaca di Indonesia terutama bulan Desember itu amat sangat jelek, dari November BMKG melaporkan ada pergerakan bibit siklon, dan itu merubah pergerakan pesawat yang ada di bandara, seperti di Ambon dilaporkan cukup tinggi, terjadinya go round," kata Setio Anggoro, dalam keterangannya Rabu (30/12/2025)."Namun, AirNav selalu ada di ruang udara Indonesia, semangat untuk berlibur bersama keluarga, AirNav selalu siap melayani penerbangan di Indonesia, harapannya masyarakat bisa menikmati liburan bersama keluarga dan kembali ke rumah dengan selamat," ujarnya.Diketahui, selama periode 1 hingga 29 Desember 2025, AirNav Indonesia cabang ambon dan klaster wilayah kerjanya telah melayani 1.597 pergerakan pesawat. Angka ini menunjukkan tingginya aktivitas penerbangan di wilayah timur Indonesia yang harus diimbangi dengan layanan navigasi penerbangan yang andal, aman dan berstandar tinggi.Oleh karena itu, AirNav Indonesia menyiagakan seluruh personel operasional, memastikan keandalan sistem dan fasilitas navigasi penerbangan, serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan penerbangan selama periode nataru.Posko nataru AirNav Indonesia cabang ambon berfungsi sebagai pusat monitoring, koordinasi, komunikasi dan informasi, yang beroperasi selama masa angkutan natal dan tahun baru. Seluruh layanan dilaksanakan dengan mengedepankan standar keselamatan penerbangan tertinggi, kepatuhan terhadap prosedur operasional serta kesiapan mitigasi risiko terhadap potensi gangguan operasional, termasuk dinamika cuaca di wilayah Maluku.General Manager AirNav cabang Ambon, Rony Nugraha, mengatakan, AirNav cabang Ambon siap untuk melaksanakan Nataru, dengan 4 persiapan, yaitu personil, fasilitas, prosedur dan Indonesia Network Management Center."Satu hari itu dua kali kita koordinasi dengan kantor pusat melalui Indonesia network management center sebagai command center kami, terkait dengan traffic dan hal-hal lain yang perlu kita sampaikan," kata Rony.Selain kesiapan sumber daya manusia, Airnav Indonesia cabang Ambon juga memastikan keandalan fasilitas komunikasi, navigasi dan surveilans serta kesiapan prosedur kontinjensi, untuk mengantisipasi peningkatan trafik penerbangan selama periode libur akhir tahun.Melalui kesiapan tersebut, Airnav Indonesia berkomitmen untuk terus menjaga keselamatan dan kelancaran layanan navigasi penerbangan, sekaligus menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna transportasi udara di wilayah timur Indonesia, selama natal 2025 dan tahun baru 2026.Simak juga Video: Menyongsong 2026: Masa Depan Dunia Penerbangan Indonesia[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-01-12 05:03