Jenazah Erawati dan Siti Khotimah Korban Kebakaran di Hong Kong Tiba di Bandara Juanda Sore Ini

2026-01-12 04:16:55
Jenazah Erawati dan Siti Khotimah Korban Kebakaran di Hong Kong Tiba di Bandara Juanda Sore Ini
MALANG, - Jenazah dua orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban kebakaran di apartemen Wang Fuk Court, Tai Po, Hong Kong dijadwalkan tiba di Tanah Air pada Selasa .Keduanya adalah pekerja migran Indonesia asal Kabupaten Malang, Erawati (37) warga Kelurahan Dampit, Kecamatan Dampit dan Siti Khotimah (40) warga Desa Palaan, Kecamatan Ngajum.Berdasarkan informasi dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang, peti pengiriman jenazah kedua korban akan didaratkan di Bandar Udara (Bandara) Juanda, Surabaya pada pukul 18.20 WIB."Setelah memenuhi beberapa administrasi di Juanda, jenazah korban akan dipulangkan langsung ke rumah duka," ungkap Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang, Tri Darmawan, melalui pesan singkat, Selasa.Baca juga: Hari Ini, Jenazah 2 WNI Asal Malang Korban Kebakaran Apartemen di Hong Kong Dipulangkan ke Tanah AirKemudian, kedua jenazah akan tiba di rumah duka masing-masing sekitar pukul 22.20 WIB."Semoga perjalanan dari Hong Kong berjalan lancar sampai ke rumah duka," kata Tri Darmawan.Diberitakan sebelumnya,  keduanya dilaporkan meninggal dunia dalam insiden kebakaran di kompleks apartemen Wang Fuk Court, Tai Po, Hong Kong pada Rabu, 26 November 2025.Keduanya yakni Siti Khotimah (40) warga Desa Palaan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, dan Erawati (37) warga Kelurahan Dampit, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.Saat itu, Tri Darmawan mengatakan korban Siti Khotimah bekerja sebagai perawat lansia di Hong Kong, sementara korban Erawati menjadi perawat anak.Baca juga: Jenazah Dina Martiana Akan Dipulangkan Desember Ini, Korban Kebakaran Apartemen di Hong KongKisah Erawati sempat menggunggah empati publik karena sempat melakukan panggilan video dengan suaminya saat kebakaran terjadi sambil menggendong anak majikannya.Dalam panggilan video itu, Erawati mengatakan tidak kuat dan meminta maaf kepada sang suami."Bahkan pada detik-detik sebelum meninggal, di tengah kepulang asap Erawati menggendong anak majikannya," jelasnya.Sebagaimana diberitakan, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong mengatakan, terdapat 140 WNI yang tinggal di apartemen Wang Fuk Court, Tai Po, Hong Kong, yang terbakar hebat.Dari 140 WNI itu, sembilan orang terkonfirmasi tewas, 35 tidak diketahui keberadaannya, satu dirawat di rumah sakit, sedangkan 95 lainnya selamat."Status pemantauan WNI, estimasi jumlah WNI yang tinggal di kompleks apartemen adalah 140 orang. Sebanyak 95 selamat, 9 terverifikasi meninggal dunia, 1 dirawat di RS, 35 unknown whereabouts," tulis KJRI Hong Kong dalam keterangannya pada 1 Desember 2025.Baca juga: Kemenlu Belum Bisa Pastikan Pemulangan Jenazah Dina Martiana dari Hong Kong


(prf/ega)