Lanjutan Kekacauan Tur Lionel Messi di India, Panitia Ditahan

2026-01-12 03:25:32
Lanjutan Kekacauan Tur Lionel Messi di India, Panitia Ditahan
- Kekacauan dalam tur Lionel Messi ke India memasuki babak baru setelah Kepolisian India telah menetapkan Satadru Dutta, promotor tur Lionel Messi, sebagai tersangka atas kekcauan yang terjadi.Melalui perusahaannya, Satadru Dutta Initiative, ia bertanggung jawab atas kekacauan yang terjadi pada acara hari pertama di Kolkata pada Sabtu .Puluhan ribu penggemar yang datang ke Stadion Salt Lake untuk melihat langsung sang megabintang merasa sangat kecewa.Messi hanya mampu hadir selama 20 menit untuk menyapa penggemar di tengah kerumunan di lapangan.Kapten timnas Argentina tersebut tidak dapat berlama-lama di stadion karena dikerubuti oleh politisi, tamu undangan, panitia, dan penggemar yang berusaha mendekat untuk berfoto bersama.Baca juga: Pejabat India Minta Maaf Usai Ajang Bertemu Messi Berakhir RicuhAkibatnya, mereka yang di tribun marah karena telah membayar tiket mahal hingga jutaan rupiah apabila dikonversi namun tidak dapat mendapatkan pandangan jelas terhadap sang super bintang yang menjadi idola mereka tersebut.Setelah Messi digiring keluar, massa merangsek ke lapangan dan menyebabkan kerusuhan serta pengrusakan yang masif.Vandalisme pun terjadi secara meluas.Otoritas setempat menilai bahwa Satadru telah melakukan mismanajemen dalam menyelenggarakan acara berskala internasional ini, yang berujung pada kerusuhan dan aksi kriminal.Seperti yang dilaporkan oleh Hindustan Times, kepolisian kemudian menahan Satadru selama 14 hari.Pria berusia 45 tahun tersebut tidak hanya gagal dalam mengelola acara, tetapi juga menyebabkan situasi rusuh yang merusak infrastruktur.Lebih jauh lagi, kejadian ini berpotensi merusak citra Kolkata dan India di mata publik internasional.Baca juga: Resmikan Patung Raksasa di India, Lionel Messi Bertemu Shah Rukh KhanHal ini dapat mengakibatkan hilangnya kepercayaan bagi India untuk menjadi tuan rumah berbagai event olahraga, baik di tingkat Asia maupun dunia."Sepak bola adalah olahraga yang paling banyak dimainkan di dunia. Insiden kemarin sangat disayangkan bagi Kolkata, West Bengal," ungkap Presiden Federasi Sepak Bola India (AIFF), Kalyan Chaubey."Hal ini sebenarnya bisa dihindari. Kejadian kemarin menunjukkan betapa tidak siap dan kurangnya keterampilan manajerial pemerintah dan pengelola acara."


(prf/ega)