Jenderal Rusia Tewas dalam Bom Mobil di Moskwa, Serangan ke Elite Terus Berlanjut

2026-01-11 15:22:55
Jenderal Rusia Tewas dalam Bom Mobil di Moskwa, Serangan ke Elite Terus Berlanjut
- Ibu Kota Moskwa kembali diguncang ledakan mematikan yang menewaskan seorang perwira tinggi militer Rusia.Seorang jenderal Rusia dilaporkan tewas setelah mobil yang ditumpanginya meledak akibat bom yang dipasang di bagian bawah kendaraan.Aparat Rusia menyebut insiden ini sebagai serangan terbaru yang menyasar jajaran elite militer, di tengah meningkatnya rangkaian aksi kekerasan terhadap tokoh-tokoh penting sejak perang di Ukraina berkecamuk.Menurut laporan BBC, Senin , Komite Investigasi Rusia mengonfirmasi korban adalah Letnan Jenderal Fanil Sarvarov.Baca juga: Asia Timur Memanas, Korsel dan Jepang Kerahkan Jet Tempur Respons Patroli Gabungan Rusia-ChinaIa meninggal dunia pada Senin pagi setelah sebuah alat peledak yang ditanam di bawah sasis mobilnya meledak di wilayah Moskwa selatan.Sarvarov sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka-luka serius yang dideritanya.Perwira berusia 56 tahun itu diketahui menjabat sebagai kepala departemen pelatihan operasional angkatan bersenjata Rusia, posisi strategis yang berperan dalam menyiapkan kesiapan tempur militer.Dalam pernyataan resminya, Komite Investigasi menyebut para penyidik tengah menelusuri berbagai kemungkinan motif di balik pembunuhan tersebut.Baca juga: Situs Pengorbanan Berusia 2.400 Tahun di Rusia Jadi Temuan Arkeologi Terkaya, Ini AlasannyaSalah satu skenario yang sedang didalami adalah dugaan keterlibatan Dinas Untelijen Ukraina.Hingga kini, pihak Ukraina belum memberikan pernyataan atau tanggapan resmi terkait tudingan tersebut.Kremlin memastikan Presiden Vladimir Putin sudah menerima laporan mengenai kematian Sarvarov melalui saluran dinas keamanan negara.Dilansir dari CNN, Tim penyelidik Rusia langsung diterjunkan ke lokasi kejadian, sebuah area parkir di dekat kompleks apartemen di kawasan selatan Moskwa.Rekaman video dan foto yang dirilis media pemerintah Rusia memperlihatkan sebuah mobil berwarna putih dilaporkan jenis Kia Sorento dalam kondisi rusak parah.Bagian pintu kendaraan tampak hancur, dengan serpihan logam berserakan di sekitar lokasi, sementara mobil-mobil lain terlihat terparkir di sekitarnya.Baca juga: Putin Siap Ladeni Eropa Jika Perang Pecah, Intelijen Ungkap Rusia Akan Serang NATO 2029Komite Investigasi Rusia menyatakan telah membuka perkara pidana terkait dugaan pembunuhan dan perdagangan ilegal bahan peledak.


(prf/ega)