Leganya Amir Terima Ijazah yang Tertahan 27 Tahun: Dulu Kerja Harus Minta Fotokopian

2026-02-05 15:07:14
Leganya Amir Terima Ijazah yang Tertahan 27 Tahun: Dulu Kerja Harus Minta Fotokopian
JAKARTA, - Amir (50), warga Jakarta Pusat, akhirnya bisa mengambil ijazah sekolah menengah atas (SMA) setelah tertahan selama 27 tahun.Ia mengaku senang karena dokumen penting itu kini berada di tangannya.Ijazah tersebut belum diambil sejak lulus sekolah pada tahun 1998. Keterbatasan ekonomi membuatnya tidak mampu melunasi kekurangan biaya saat itu."Saya dari pas lulus dari SMA Dwi Saka aja (belum diambil) tahun 1998. Ya perasaannya saya bangga, senang, gitu. Karena bisa keambil ijazah, gitu. Bertahun-tahun belum diambil," jelas Amir dalam program pemutihan ijazah di Balai Kota Jakarta, Selasa .Baca juga: Pemprov DKI Putihkan 6.050 Ijazah Siswa Sepanjang 2025, Nilainya Capai Rp 14,9 MiliarKetiadaan ijazah asli, kata Amir, sempat menyulitkannya dalam mencari pekerjaan.Ia bahkan harus memohon kepada pihak sekolah agar diberi salinan ijazah demi bisa bekerja."Dulu saya kerja, jadi saya mohon-mohon sama kepala sekolah, minta fotokopiannya buat kerja, saya kerjanya sebagai cleaning service," tuturnya.Kini setelah menerima ijazah melalui program pemutihan Pemprov Jakarta, Amir berencana menyimpannya dengan baik dan memanfaatkannya untuk kembali mencari pekerjaan."Ya saya rawat, saya simpan buat melamar kerja lagi, kalau ada kesempatan," jelasnya.Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memutihkan sebanyak 6.050 ijazah siswa sepanjang 2025.Program ini ditujukan bagi lulusan sekolah menengah swasta yang ijazahnya tertahan akibat tunggakan biaya pendidikan.Gubernur Jakarta Pramono Anung menyampaikan, pemutihan ijazah tersebut dilakukan secara bertahap.Baca juga: BMKG: Hujan Diperkirakan Warnai Malam Tahun Baru di JakartaPada tahap pertama, pemutihan diberikan kepada 117 siswa.Tahap kedua menyasar 371 siswa, disusul tahap ketiga sebanyak 820 siswa.Selanjutnya, tahap keempat dilaksanakan dalam dua gelombang dengan jumlah penerima masing-masing 744 siswa dan 1.238 siswa.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Hadir pula fitur Emotional Virtual Experience (EVE) yang memungkinkan pelanggan memvisualisasikan konfigurasi kendaraan secara digital dengan tampilan menyerupai foto realistis.Konsumen dapat memperoleh pengalaman VIP Delivery dalam proses serah terima kendaraan yang lebih personal sesuai waktu dan kebutuhan.Dari sisi keberlanjutan, BMW MINI Tunas Bekasi mengimplementasikan sistem pengelolaan limbah berbasis biomaterial.Limbah oli dari layanan purnajual diproses melalui filtrasi bioarik dengan struktur sarang lebah dan bakteri anaerob sehingga residu limbah dapat ditekan hingga di bawah tujuh persen.Teknologi ini digunakan untuk memastikan kualitas pengolahan limbah sesuai standar lingkungan otomotif modern.Seluruh model BMW yang dipasarkan melalui jaringan resmi mendapatkan program BMW Service Inclusive selama enam tahun, garansi lima tahun tanpa batas jarak tempuh.Baca juga: Kebutuhan Regulasi Penjualan Mobil Bekas di IndonesiaKemudian juga perlindungan ban dua tahun, serta layanan BMW Roadside Assistance selama tiga tahun yang mencakup bantuan derek dan mobil pengganti sesuai ketentuan.Peresmian BMW, BMW M, dan MINI Tunas Bekasi menjadi flagship pertama kami di kawasan ini dan mencerminkan investasi strategis untuk memperkuat kehadiran BMW Tunas di Bekasi. Fasilitas baru ini dibangun dengan konsep Retail.Next dengan standar tinggi, kata Rico Setiawan, President Director BMW Tunas.Langkah ini sekaligus memperluas jangkauan BMW Tunas dalam melayani masyarakat Bekasi dan Jakarta Timur, serta menunjukkan keseriusan kami dalam menghadirkan pengalaman ritel otomotif premium yang relevan dengan kebutuhan dan ekspektasi pelanggan masa kini, tambahnya.

| 2026-02-05 15:13