BPBD Sumut Bantah Tahan Bantuan Relawan ke Aceh, Akui Miskomunikasi Soal Biaya Kontainer

2026-01-11 03:13:41
BPBD Sumut Bantah Tahan Bantuan Relawan ke Aceh, Akui Miskomunikasi Soal Biaya Kontainer
MEDAN, – Video yang menyebutkan penyaluran bantuan Relawan Malang Bersatu untuk korban banjir di Aceh tertahan di BPBD Sumatera Utara (Sumut) sempat viral di media sosial.Dalam unggahan akun @faktabdgnews.id disebutkan para relawan diminta membayar pungutan sebesar Rp 2,4 juta untuk biaya operasional dua kontainer bantuan.Kepala BPBD Sumut Tuahta Saragih mengatakan persoalan tersebut dipicu oleh miskomunikasi.Menurut dia, masalah itu telah diselesaikan melalui pertemuan dengan Relawan Gimbal Alas Malang, Jawa Timur, serta pihak PT Pelni di Gedung Serbaguna (GSG) Pemprov Sumut, Senin .Baca juga: Listrik-Internet di Aceh Utara Belum Normal, Tenda Pengungsian Kurang LayakIa menjelaskan, kesalahpahaman bermula ketika BPBD Jawa Timur mengirimkan 10 kontainer bantuan untuk korban bencana di Sumatera Utara.Namun, secara bersamaan terdapat dua kontainer lain milik Relawan Gimbal Alas Malang yang dikirim melalui PT Pelni.Saat tiba di Medan, 12 kontainer tersebut dibawa ke GSG Pemprov Sumut.“Intinya kita mendapat konfirmasi dari Jatim (BPBD), bantuan itu dikirimkan sebanyak 10 kontainer untuk korban bencana Sumatera Utara. Kita tidak tahu ternyata ada dua kontainer yang milik Relawan Gimbal Alas, dibongkar di sini. Untuk pengirimannya (biaya), kita siap membayar,” ujar Tuahta dalam keterangan tertulisnya, Selasa .Tuahta menegaskan, Pemprov Sumut bertanggung jawab membantu pengiriman bantuan relawan tersebut ke Provinsi Aceh, termasuk menanggung biaya operasional kontainer sebesar Rp 2,4 juta yang sebelumnya dibebankan kepada relawan.“Untuk proses pengirimannya, kita dari Pemprov Sumut siap mengirim bantuan ini ke Aceh Tamiang. Termasuk membayar biaya kontainer (peti kemas) yang (sebelumnya) dibebankan oleh PT Pelni kepada Relawan Gimbal Alas Jatim,” ujarnya.Baca juga: Bupati Ayahwa Curhat ke Dasco: Seakan Aceh Utara Tidak Ada Bencana, Seakan Pusat Tutup Mata...Lebih lanjut, Tuahta memastikan isu penahanan bantuan dari luar Sumut untuk korban bencana tidak benar.Pemprov Sumut, kata dia, justru siap membantu proses pengiriman bantuan tersebut secepatnya.“Pemprov Sumut memastikan isu penahanan bantuan korban bencana dari luar Sumut tidak benar dan kami siap membantu pengirimannya,” kata Tuahta.


(prf/ega)