BMKG: Prakiraan Cuaca Malam Tahun Baru, Waspada Efek Siklon Tropis Hayley

2026-01-12 11:19:20
BMKG: Prakiraan Cuaca Malam Tahun Baru, Waspada Efek Siklon Tropis Hayley
- Perayaan malam pergantian tahun selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu. Namun, bagi Anda yang telah merencanakan aktivitas di luar ruangan pada malam tahun baru, Rabu , ada baiknya untuk mempersiapkan payung atau jas hujan.Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada malam pergantian tahun akan didominasi oleh hujan dengan intensitas beragam, mulai dari ringan hingga lebat.Kondisi ini dipicu oleh dinamika atmosfer yang cukup aktif di wilayah Indonesia.Fenomena ini tidak hanya berdampak pada wilayah yang biasa diguyur hujan, tetapi juga destinasi wisata favorit yang kerap menjadi pusat perayaan tahun baru.Baca juga: BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Selama Libur Nataru 2025/2026, Waspadai Wilayah IniBerdasarkan peta potensi hujan yang dirilis BMKG, masyarakat di sejumlah provinsi diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Dalam prakiraan cuaca yang diriis BMKG, beberapa wilayah memiliki potensi hujan pada 31 Desember 2025.Baca juga: BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Selama Libur Nataru 2025/2026, Waspadai Wilayah IniMeski dalam prospek cuaca mingguan BMKG, beberapa wilayah diperkirakan hanya mengalami hujan intensitas ringan, tapi tetap perlu waspada karena munculnya siklon tropis Hayley dan bibit siklon 90S di dekat Indonesia."Siklon tropis HAYLEY berkembang dari bibit siklon tropis 96S yang tumbuh sejak 25 Desember 2025 pukul 01.00 WIB di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat dan mencapai intensitas siklon tropis pada 29 Desember 2025 pukul 01.00 WIB," tulis keterangan BMKG.Baca juga: Prospek Cuaca 23–29 Desember 2025, Ini Wilayah Rawan Hujan Lebat dan Angin KencangKeberadaan sistem siklon ini memberikan dampak tidak langsung berupa pembentukan daerah pertemuan angin (konvergensi) yang memanjang.Hal ini mengakibatkan peningkatan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang, khususnya di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.Sedangkan bibit siklon 90S mulai terbentuk pada 29 Desember 2025 pukul 01.00 WIB di wilayah Samudera Hindia barat daya Lampung.Kedua fenomena ini memicu sejumlah cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di beberapa wilayah.Cuaca ekstrem:Baca juga: Indonesia Dilanda 3 Siklon, Ini Prakiraan Cuaca BMKG Sepekan ke DepanGelombang tinggi:Cuaca ekstrem:Gelombang tinggi:Baca juga: 2 Bibit Siklon Mendekat, BMKG Rilis Daftar Wilayah Waspada Cuaca Ekstrem pada 12–18 Desember 2025Angin kencang:Informasi cuaca yang disampaikan ini bersifat prakiraan dan bisa berubah sesuai dengan dinamika atmosfer yang terus berkembang.Untuk kondisi terkini, BMKG menyediakan update reguler melalui laman resmi dan layanan cuaca digital mereka.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-12 11:27