Aliran Dana Rp 220 Juta Terbongkar dalam Rekonstruksi Penculikan Kacab Bank BUMN

2026-01-12 06:57:45
Aliran Dana Rp 220 Juta Terbongkar dalam Rekonstruksi Penculikan Kacab Bank BUMN
JAKARTA, - Rekonstruksi kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN, Mohamad Ilham Pradipta (37), kembali menguraikan rangkaian transaksi uang hingga Rp 220 juta yang mengalir antarpara tersangka.Dalam kegiatan yang digelar pada Senin tersebut, tiga transaksi penyerahan dana diperagakan ulang untuk memastikan keterlibatan masing-masing pelaku dalam peristiwa tersebut.Rekonstruksi ini menjadi bagian dari pendalaman penyidikan yang sebelumnya telah mengungkap puluhan adegan lain terkait penculikan, pemindahan korban, hingga temuan jasad di Bekasi.Transaksi pertama diperagakan oleh tersangka DH yang memberikan uang Rp 30 juta kepada tersangka JJ pada 18 Agustus 2025.Baca juga: Tersangka Pembunuhan Kacab Bank BUMN Saling Bantah Soal Imbalan dan Perintah Buang KorbanPertemuan berlangsung di sebuah minimarket di Kota Wisata Cibubur, dan turut disaksikan tersangka AS serta N, seorang prajurit Kopassus TNI berpangkat Sersan Kepala (Serka).DH mengambil uang dari mesin ATM sebelum menyerahkannya kepada JJ.“Dan kemudian Hartono menyerahkan uang kepada Joko sebesar Rp 30 juta sebagai dana operasional pekerjaan penculikan,” jelas penyidik yang membacakan isi berita acara rekonstruksi.Transaksi kedua melibatkan uang Rp 145 juta, diserahkan JJ kepada N di dalam mobil. Dana tersebut kemudian diteruskan N bersama rekan sesama prajurit Kopassus, FY, kepada tersangka lain, Eras cs.Baca juga: Lokasi Operasi Zebra 2025 di Jakarta Ada di Mana Saja?Transaksi ketiga direkonstruksi melalui penyerahan uang Rp 45 juta dari prajurit Kopassus berpangkat Kopral Dua (Kopda) FH kepada Eras.FH menyebutkan bahwa dana itu diberikan setelah eksekusi terhadap korban selesai dilakukan.“Feri menyerahkan uang Rp 45 juta ke Erasmus sebagai imbalan melakukan pekerjaan penculikan terhadap korban,” kata penyidik.Uang tersebut kemudian dibagikan Eras kepada rekan-rekan yang terlibat dalam penculikan.Total uang dalam tiga kali transaksi tersebut mencapai Rp 220 juta.Baca juga: Kampung Pemulung di Tengah Gedung-gedung Pencakar Langit JakartaDalam rekonstruksi ini, sedikitnya 57 adegan utama diperagakan, ditambah dua adegan lain terkait penyerahan uang dan pemindahan korban.Seluruh rangkaian ini dilakukan untuk memperjelas peran masing-masing tersangka.


(prf/ega)