JAKARTA, - Presiden Prabowo Subianto berjanji pemerintah akan memperbaiki semua jembatan penyebrangan yang rusak akibat bencana banjir bandang di Aceh.Hal ini disampaikannya di hadapan pengungsi di Kutacane, Pulo Sanggar, Aceh Tenggara, Senin ."Kita segera akan membuka akses jalan putus, jembatan-jembatan yang rusak kita segera perbaiki," kata Prabowo dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Senin.Kepala Negara menyampaikan, ia sejatinya sudah menganggarkan dana untuk perbaikan sejumlah fasilitas di desa sebelum bencana.Oleh karena itu, Prabowo memastikan dana untuk pembangunan dan revitalisasi infrastruktur pascabencana.Baca juga: Momen Prabowo Temui Korban Banjir Sumut, Disambut Isak Tangis Pengungsi"Sebelumnya pun saya sudah sebetulnya alokasi anggaran untuk fasilitas dan prasarana yang ada di desa-desa kecamatan dan di kabupaten-kabupaten. Jadi Alhamdulillah kita punya anggarannya," ucap Prabowo.Menurutnya, anggaran tersebut didapat dari penghematan anggaran di pemerintah pusat.Dana itu kemudian akan disalurkan untuk program yang langsung menyasar masyarakat."Kita lakukan penghematan banyak di pusat supaya sebanyak mungkin bantuan, sebanyak mungkin kita bisa membantu kepentingan rakyat di paling bawah, desa kecamatan, itu sasaran kita," jelas Prabowo.Lebih lanjut, ia pun senang beberapa program prioritas pemerintahannya sudah ada di Kutacane.Program tersebut meliputi dapur umum, program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga Koperasi Desa Merah Putih.Baca juga: Prabowo: Daerah Terisolasi Banjir Sumatera Insyaallah Bisa Kita Tembus"Nanti semua desa akan punya koperasi, ya. Jadi nanti barang-barang yang disubsidi oleh negara itu langsung ke rakyat, enggak lewat perantara, perantara, perantara. Langsung ke rakyat. Kemudian kita akan perbanyak perbaikan sekolah-sekolah, semua sekolah akan kita perbaiki," tandas Prabowo.Sebelumnya diberitakan, Aceh, Sumatera Barat, hingga Sumatera Utara dilanda banjir bandang dan tanah longsor.Berdasarkan data sementara BNPB, total korban meninggal dunia mencapai 442 jiwa, dan 402 jiwa masih dinyatakan hilang.Tim gabungan BNPB, TNI/Polri, Basarnas, kementerian/lembaga, serta pemerintah daerah terus bekerja mempercepat operasi pencarian, pertolongan, logistik, dan pembukaan akses wilayah terdampak.
(prf/ega)
Kunjungi Korban Banjir di Aceh, Prabowo Janji Bakal Perbaiki Jalan Putus dan Jembatan Rusak
2026-01-12 05:03:28
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:48
| 2026-01-12 04:31
| 2026-01-12 04:22
| 2026-01-12 04:18
| 2026-01-12 02:47










































