Bingung Kirim Chat ke Bos? Ini 35 Ide Ucapan Tahun Baru 2026 yang Sopan

2026-01-15 06:00:11
Bingung Kirim Chat ke Bos? Ini 35 Ide Ucapan Tahun Baru 2026 yang Sopan
– Pergantian tahun dari 2025 ke 2026 tinggal menghitung jam. Momen ini menjadi waktu yang tepat untuk mempererat hubungan profesional dengan atasan atau bos di kantor.Mengirimkan ucapan selamat Tahun Baru bukan sekadar basa-basi, melainkan bentuk apresiasi atas bimbingan yang diberikan selama setahun terakhir.Namun, menyusun kalimat yang tetap sopan, profesional, sekaligus tulus sering kali menjadi tantangan tersendiri.Berikut adalah kumpulan 35 ucapan selamat Tahun Baru 2026 yang telah dikurasi Kompas.com, mulai dari yang formal hingga yang lebih personal.Baca juga: 50 Ucapan Tahun Baru 2026 Bahasa Inggris, Lengkap dengan ArtinyaBaca juga: 50 Ucapan Selamat Tahun Baru 2026, Bisa untuk Caption Media SosialBaca juga: Bosan dengan Ucapan Biasa? Coba 50 Pantun Tahun Baru 2026 Berikut IniBaca juga: Bosan dengan Ucapan Biasa? Coba 50 Pantun Tahun Baru 2026 Berikut Ini


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Balai Gakkumhut Wilayah Jabalnusra telah melakukan penelusuran lapangan pada Minggu, 25 Oktober 2025. Titik yang diduga tambang ilegal berada di Desa Prabu, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, sekitar 11 km (±30 menit) dari Sirkuit Mandalika. Verifikasi awal menunjukkan tambang rakyat di APL ±4 hektare yang berbatasan dengan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Prabu.Ekspansi sawit memperlihatkan bentuk lain dari keyakinan berlebihan manusia. Sawit dijanjikan sebagai motor ekonomi baru tetapi kita jarang bertanya mengapa keberhasilan ekonomi harus selalu diukur dengan skala penguasaan lahan.Dengan mengganti keanekaragaman hutan menjadi monokultur sawit manusia sedang menghapus ingatan ekologis bumi. Kita menciptakan ruang yang tampak hijau tetapi sebenarnya mati secara biologis. Daun daun sawit yang tampak subur menutupi kenyataan bahwa di bawahnya berkurang kehidupan tanah yang dulu kaya mikroorganisme.Kita menggantikan keindahan struktur alam dengan pola bisnis yang mengabaikan kerumitan ekologis. Sebuah bentuk kesombongan manusia yang percaya bahwa alam akan selalu menyesuaikan diri tanpa batas.Tambang adalah babak lain dari cerita yang sama tetapi dengan luka yang lebih dalam. Kawasan tambang yang menganga seperti tubuh bumi yang dipaksa menyerahkan organ vitalnya bukan karena kebutuhan manusia tetapi karena ketamakan ekonomi. Kita menukar keindahan hutan tropis dengan bongkahan mineral yang akan habis dalam beberapa tahun.Kita merusak sungai yang mensuplai kehidupan masyarakat setempat demi bahan baku industri global. Namun politik pembangunan sering memandang aktivitas tambang sebagai harga yang wajar untuk kemajuan nasional. Dalam kenyataan sesungguhnya tambang meninggalkan ruang kosong yang tidak bisa sepenuhnya pulih bahkan setelah beberapa generasi.Baca juga: Mengapa Perkebunan Sawit Merusak Lingkungan?Inilah ironi dari proyek kemajuan yang terlalu yakin pada dirinya sendiri. Ia lupa bahwa bumi memiliki daya dukung yang terbatas dan bahwa setiap luka ekologis akan kembali menghantam manusia. Jika kita melihat seluruh fenomena ini dengan lensa filsafat sains maka krisis lingkungan Indonesia bukan semata masalah teknis tetapi masalah epistemologis.Kita salah memahami posisi kita dalam alam. Kita bertindak seolah lebih tahu daripada alam sendiri. Kita percaya bahwa teknologi mampu mengatasi semua masalah padahal teknologi hanya memberikan solusi pada sebagian kecil dari apa yang kita rusak.

| 2026-01-15 05:05