Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan, penyidikan kasus dugaan korupsi kuota tambahan haji 2024 tidak mangkrak.Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu, sejumlah penyidik KPK sudah berada di Arab Saudi untuk mendalami keterangan saksi dari pihak otoritas terkait."Terkait dengan kuota haji, penyidik sudah berangkat ke Saudi, mereka sudah ada di sana. Pertama yang dikunjungi itu adalah KBRI Saudi, kemudian ke Kementerian Hajinya Arab Saudi," ujar Asep kepada awak media di Jakarta, Selasa .AdvertisementDia menjelaskan, alasan penyidik ke Kementerian Haji Arab Saudi tentunya berkait dengan masalah pemberian kuota hajinya. Kemudian juga ketersediaan fasilitas dan hal lainnya."Itu secara umumnya begitu. Mereka masih akan ada di sana mungkin satu mingguan lagi ya di sana," tutur Asep.Sementara ini, lanjut Asep, penyidik sudah mengantongi sejumlah informasi seperti dokumentasi foto yang sudah dikirimkan ke Jakarta."Jelas sudah ada beberapa informasi sudah kami terima, Sudah disampaikan. Foto-foto dan lain-lain sudah disampaikan ke kami," ucap Asep.Selain hal tersebut, Asep menyatakan, hitungan kerugian negara dalam kasus kuota tambahan haji 2024 akan segera rampung. Berdasarkan informasi, hitungan kerugian negara akan selesai pada bulan Desember."Alhamdulillah kalau sudah ada info itu. Semoga infonya benar," harap jenderal bintang satu Polri itu.Soal apakah tersangka akan diumumkan usai penghitungan kerugian negara rampung, Asep belum bisa berjanji. Kendati hal itu menjadi harapan bersama semua pihak agar kasus tersebut bisa semakin terang."Kita tunggu ya. Alhamdulillah kalau memang bisa selesai Desember kan begitu, mudah-mudahan," Asep menandasi.
(prf/ega)
KPK Datangi Kementerian Haji Arab Saudi, Dalami soal Kasus Kuota Tambahan
2026-01-11 22:56:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:35
| 2026-01-11 21:24
| 2026-01-11 21:17
| 2026-01-11 21:14
| 2026-01-11 20:40










































