Menteri Malaysia Kunjungi IKN, Mau Investasi?

2026-01-11 23:20:52
Menteri Malaysia Kunjungi IKN, Mau Investasi?
PENAJAM PASER UTARA, – Menteri Pengangkutan Sarawak, Malaysia, YB Dato Sri Lee Kim Shin, melakukan kunjungan ke Ibu Kota Nusantara (IKN).Pemerintah Sarawak menyatakan minat besar untuk membuka jalur kerja sama baru dengan Otorita IKN, mulai dari transportasi hingga pendidikan dan kebudayaan.Agenda ini sekaligus sejalan dengan pembangunan Air Borneo, maskapai baru yang direncanakan menghubungkan kota-kota di Borneo.Baca juga: Proyek Jet Tempur Korsel-Indonesia KF-21 Mandek di Tengah Pembangunan IKNSelain itu, langkah tersebut dinilai dapat membuka peluang ekonomi dan mobilitas yang lebih luas bagi Indonesia, Malaysia, dan Brunei.Pemerintah Sarawak menyampaikan komitmennya untuk menjajaki kolaborasi dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), terutama dalam memperkuat konektivitas wilayah di Borneo.Lee Kim Shin, menyebut banyak peluang yang sedang digarap lintas sektor."Kami sedang menggali potensi kerja sama dan investasi lintas sektor, salah satunya transportasi," ujarnya saat berkunjung ke IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kamis .Ia mengatakan, minat Sarawak tidak hanya terbatas pada infrastruktur mobilitas."Sarawak juga berminat kerja sama dan investasi, antara lain di sektor pendidikan, kesehatan hingga kebudayaan," tambahnya.Salah satu proyek utama yang disiapkan Sarawak adalah peluncuran maskapai baru, Air Borneo, pada Januari 2026.Maskapai ini nantinya menghubungkan Sarawak dengan berbagai kota di Pulau Borneo, termasuk membuka rute langsung menuju IKN."Peluang kolaborasi antara IKN dan wilayah Borneo sangat besar, IKN dalam pulau yang sama di Borneo dan kami sangat tertarik dengan pembangunan IKN," ucapnya.Sarawak juga tengah mengkaji pembangunan jalur kereta api lintas tiga negara—Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.Proyek tersebut diharapkan mampu menjadi motor ekonomi baru dan mendukung visi IKN sebagai “Kota Dunia untuk Semua”.Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, menyambut baik rencana tersebut. Ia menegaskan bahwa IKN segera mengoperasikan Bandar Udara Internasional Nusantara sebagai bandara komersial.


(prf/ega)