Warga Aceh Tamiang Masih Terisolasi, Belanja ke Medan Lewat Jalan Setapak

2026-01-12 13:10:17
Warga Aceh Tamiang Masih Terisolasi, Belanja ke Medan Lewat Jalan Setapak
ACEH TAMIANG, – Hingga Selasa , warga Desa Alur Mentawak, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, masih berada dalam kondisi terisolasi.Wilayah pedalaman itu terputus setelah diterjang banjir dan longsor sejak 26 November 2025.Salah seorang warga, Syahfitri (22), mengatakan akses utama desa tertimbun material longsor.Untuk bisa mendapatkan kebutuhan pokok, warga membuka jalur setapak menuju Desa Halban, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.“Akses jalan hanya lewat motor, lewat jalan setapak. Menaiki dan menuruni bukit untuk membeli kebutuhan bahan pokok ke Haloban Sumatera Utara,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon.Baca juga: Listrik di Aceh Baru Menyala 60 Persen, DPR Minta Bahlil Tak Bohongi PresidenSyahfitri menyebutkan, warga desa saat ini mengungsi di masjid setempat. Bantuan pertama baru tiba pada 6 Desember 2025 melalui helikopter. Setiap kepala keluarga menerima dua kilogram beras dan empat bungkus mi instan.Keterisolasian membuat harga bahan pokok melambung tinggi. Menurut Syahfitri, BBM dijual Rp 40.000 per liter, telur Rp 100.000 per papan, dan cabai mencapai Rp 250.000 per kilogram.Ia berharap pemerintah segera membuka kembali akses jalan agar distribusi pangan dapat kembali normal.“Sekarang keluarga kami ungsikan ke Lhokseumawe. Karena sangat sulit kebutuhan bahan pangan di sana,” pungkasnya.Sebelumnya diberitakan, banjir besar merendam 18 kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Sejumlah wilayah yang terdampak paling parah meliputi Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, dan Aceh Tengah.


(prf/ega)