CILACAP, - Operasi pencarian korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Sabtu , memasuki hari ketiga.Dalam operasi ini, jumlah alat berat ditambah menjadi sembilan unit.Selain itu, juga dikerahkan sembilan anjing pelacak. "Sembilan anjing pelacak dari Kantor SAR Cilacap dan Polda Jateng serta 9 alat berat diterjunkan guna membantu proses pencarian di lapangan," kata Kepala Kantor SAR (Basarnas) Cilacap, Muhamad Abdullah, di lokasi, Sabtu.Baca juga: Bencana Longsor Cilacap, 3 Meninggal dan 20 Korban Hilang Masih DicariOperasi pencarian ini melibatkan ratusan personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat.Rencana operasi SAR hari ketiga membagi personel ke dalam lima worksite pencarian sebagai berikut:1. Worksite A-1: 3 orang dalam pencarian2. Worksite A-2: 7 orang dalam pencarian3. Worksite A-3: 4 orang dalam pencarian4. Worksite B-1: 4 orang dalam pencarian5. Worksite B-2: 2 orang dalam pencarianPosko terpadu terus memperkuat koordinasi lintas instansi untuk memastikan kebutuhan tim di lapangan terdistribusi dengan baik, termasuk logistik, peralatan, dan dukungan medis.Diberitakan sebelumnya, longsor melanda Dusun Cibuyut dan Tarukahan, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, pada Kamis malam.Hingga pencarian hari kedua, Jumat , tiga orang ditemukan dalam kondisi meninggal.Sedangkan 20 lainnya yang diduga tertimbun material longsor masih dalam pencarian.Proses pencarian terkendala sejumlah faktor. “Kami mengalami kesulitan karena akses untuk alat berat sulit. Kemudian tanahnya juga masih labil," kata Abdullah.Ia menambahkan, ketebalan material longsor yang menimbun permukiman juga menjadi kendala signifikan.
(prf/ega)
Pencarian Hari Ketiga Korban Longsor Cibeunying Cilacap, 9 Alat Berat dan 9 Anjing Pelacak Diterjunkan
2026-01-12 04:47:07
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:58
| 2026-01-12 03:50
| 2026-01-12 03:18
| 2026-01-12 03:09
| 2026-01-12 02:50










































