Emas Jadi Primadona 2025, Harga Naik Sepanjang Tahun

2026-01-12 04:13:55
Emas Jadi Primadona 2025, Harga Naik Sepanjang Tahun
JAKARTA, - Harga emas menutup 2025 dengan catatan reli yang jarang terjadi. Di pasar global, logam mulia itu menembus rekor demi rekor hingga mendekati akhir tahun.Harga emas naik ditopang kombinasi faktor moneter, geopolitik, dan pergeseran perilaku investor.Di Indonesia, tren global itu diterjemahkan menjadi kenaikan harga emas ritel, terutama emas Antam, yang makin terasa karena efek kurs rupiah dan preferensi masyarakat terhadap aset “safe haven”.Baca juga: Harga Perak Naik Tajam Sepanjang 2025, Bukan Sekadar Ikut EmasANTARA FOTO/Putra M. Akbar Harga Antam hari ini.Di Butik Logam Mulia, harga emas Antam 1 gram pada Minggu tercatat Rp 2.605.000 per gram.Sementara itu, data historis menunjukkan pada 23 Desember 2024 harga emas Antam masih sekitar Rp 1,53 juta per gram, sebelum kemudian melaju naik sepanjang 2025 dan sempat berada di Rp 2,56 juta per gram pada 23 Desember 2025.Lonjakan itu bukan terjadi karena satu pemicu tunggal.Sepanjang 2025, harga emas bergerak mengikuti tarikan beberapa tema besar, yakni arah suku bunga bank sentral global, melemahnya dollar AS pada periode tertentu, permintaan lindung nilai di tengah tensi geopolitik dan perdagangan, pembelian bank sentral, hingga arus dana investasi, terutama melalui ETF emas.Baca juga: Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp 103.000, Kini di Level Rp 2,6 JutaBerikut beberapa penyebab harga emas naik sepanjang tahun 2025. Emas tidak memberikan kupon atau bunga. Karena itu, daya tariknya biasanya menguat ketika pasar melihat suku bunga akan turun atau imbal hasil aset berbunga kurang menarik. Tema ini menjadi salah satu pendorong dominan harga emas naik pada 2025.DOK. Shutterstock. Ilustrasi emas batangan. Harga emas dunia pada Kamis menguat dan bergerak mendekati rekor tertinggi. Kenaikan ini terjadi di tengah sikap investor yang menanti rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) serta mencermati meningkatnya ketegangan geopolitik di Venezuela.Reuters mencatat, harga emas melonjak lebih dari 70 persen sepanjang tahun dan reli itu dipicu campuran permintaan tehafap aset safe haven, taruhan pemangkasan suku bunga AS, pembelian emas oleh bank sentral, tren dedolarisasi, dan pembelian ETF.Pada 22 Desember 2025 lalu, harga emas dunia menyentuh rekor 4.383,73 dollar AS per ons, didorong oleh harapan pemangkasan suku bunga lanjutan oleh The Fed, ditambah daya tarik safe haven. Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian 28 Desember 2025 Naik, Cek RinciannyaDalam konteks domestik, narasi serupa muncul dari pelaku pasar.Dikutip dari Kontan, Presiden Komisioner HFX International Berjangka, Sutopo Widodo, menilai lonjakan harga emas Antam dipicu faktor global, termasuk ekspektasi pemangkasan suku bunga AS.Ia menyebut pasar kian yakin Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada 2026 seiring melemahnya data tenaga kerja dan melandainya inflasi AS, yang membuat emas semakin menarik dibandingkan aset berbunga.Implikasinya sederhana. Ketika proyeksi suku bunga turun, imbal hasil riil cenderung melemah, dan investor lebih bersedia “membayar” untuk aset yang dianggap pelindung nilai.Baca juga: Update Harga Emas Antam 27 Desember 2025, Naik Rp 16.000 per Gram


(prf/ega)