Pertamina Patra Niaga Kebut Distribusi Elpiji ke Aceh

2026-01-12 06:44:54
Pertamina Patra Niaga Kebut Distribusi Elpiji ke Aceh
JAKARTA, - PT Pertamina Patra Niaga terus berupaya mempercepat penyaluran elpiji ke wilayah Aceh yang terdampak bencana banjir dan longsor beberapa waktu lalu. Pengiriman dilakukan dengan beragam moda transportasi, baik darat, laut, maupun udara. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah (pemda) dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.Dia juga meminta masyarakat Aceh agar tetap tenang dan menggunakan elpiji secara bijak sesuai kebutuhan, serta tidak melakukan panic buying. "Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Pertamina terus melakukan upaya terbaik agar energi tetap terdistribusi di tengah keterbatasan akses yang ada," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa .Baca juga: Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Listrik Banda Aceh Baru Pulih 60 MW Ia menuturkan, distribusi energi ke Aceh memang terganggu karena banyaknya jalur darat yang terputus akibat bencana. Saat ini, beberapa jalur utama belum dapat dilalui secara optimal, di antaranya jalur darat Lhokseumawe-Bener Meriah serta jembatan penghubung Bireuen-Lhokseumawe. Padahal, secara reguler pasokan elpiji untuk wilayah Banda Aceh disuplai dari Lhokseumawe melalui jalur darat.Maka berbagai upaya distribusi alternatif dilakukan dengan memanfaatkan moda transportasi darat, laut, maupun udara. Pada wilayah Banda Aceh, Pidie Jaya, dan Bireuen, pasokan elpiji yang sebelumnya disuplai secara reguler dari Lhokseumawe melalui jalur darat harus dialihkan karena jalur Lhokseumawe-Bireuen terputus.Baca juga: Pertamina Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg, Jadi Penopang Aktivitas Ekonomi Aceh Pertamina pun melakukan penyeberangan pasokan elpiji menggunakan armada skid tank (mobil tangki elpiji) yang diangkut dengan kapal laut dari Integrated Terminal Lhokseumawe menuju Fuel Terminal Krueng Raya, Banda Aceh. Selanjutnya, elpiji didistribusikan kembali melalui jalur darat ke wilayah Pidie Jaya dan Bireuen."Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri karena masih terdapat ruas jalan yang belum tersambung, sehingga distribusi elpiji dari Lhokseumawe menuju Banda Aceh dilakukan menggunakan skema distribusi alternatif," ucap Roberth. Sementara untuk wilayah Aceh Timur dan Langsa, distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji dari Fuel Terminal Lhokseumawe ke Langsa masih dapat dilakukan melalui jalur darat karena akses dari sisi timur Aceh, khususnya dari Aceh Tamiang menuju Lhokseumawe, masih dapat dilalui.Baca juga: Tekan Lonjakan Harga Elpiji, Pertamina Bakal Operasi Pasar di Aceh


(prf/ega)