PATI, - Bupati Pati Sudewo kembali melaksanakan renovasi Alun-alun Pati yang sempat dinyatakan batal. Ia mengklaim, jika anggaran perbaikan saat ini tidak besar, hanya sekitar Rp 20 juta.Di sisi lain, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pati menyebut proyek itu dianggarkan Rp 299 juta. Sebelumnya, proyek ini sempat dinyatakan batal pada Agustus 2025 lalu, menyusul gelombang protes warga yang menolak kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).Alasannya, anggaran dirombak setelah Pemkab Pati memutuskan tak jadi menaikkan PBB-P2.Baca juga: Disulap dari Rumah Lawas, Seruput Kopi Jadi Ruang Belajar Ternyaman bagi Santri PatiNamun, sekarang perbaikan itu tetap dilakukan. Pada Kamis , aktivitas pekerjaan terlihat di Alun-alun Pati.Sejumlah pekerja terlihat membongkar bangku beton di bawah pohon beringin, menggarap taman, hingga melepas ornamen lampu sisi selatan.Saat dikonfirmasi, Bupati Pati Sudewo menegaskan bahwa pengerjaan di alun-alun saat ini bukanlah revitalisasi besar, melainkan hanya perbaikan kecil demi kenyamanan pengunjung.Ia mengeklaim anggaran yang dikeluarkan juga tak banyak. “Tidak renovasi kok. Anggarannya hanya kecil, memakan sekitar Rp 20 juta,” ujarnya.Baca juga: Dua Desa di Pati Rebutan Jalan, 338 Personel Gabungan DikerahkanFungsional Penata Kelola Bangunan Gedung Cipta Karya di DPUTR Kabupaten Pati, Slamet Budi Setiyanto, mengatakan, anggaran proyek revitalisasi Alun-alun Pati mencapai ratusan juta rupiah.“Ini datanya, anggarannya Rp 299 juta,” katanya melalui pesan singkat, sembari menyodorkan rincian proyek.Ia menambahkan, pembangunan dikerjakan oleh kontraktor CV Abadi Makmur dengan durasi 40 hari kerja, dimulai sejak 29 Oktober dan dijadwalkan rampung pada 7 Desember 2025.Selain itu, Pemkab Pati bakal melakukan revitalisasi lanjutan di Alun-alun Tayu untuk tahun 2026.Menurut Bupati Pati, Sudewo, proyek tersebut dianggarkan hingga Rp 1,5 miliar, termasuk pelebaran jalan sekeliling alun-alun Tayu dan peremajaan fasilitas publik.Baca juga: DPRD Pati Ogah Teken Dukungan Rekonsiliasi Botok Cs dan Sudewo, AMPB: Ada Masukan DemoRencana itu bahkan telah masuk dalam Rancangan APBD 2026, yang disepakati oleh pemerintah daerah bersama DPRD Kabupaten Pati.Di sisi lain, APBD tahun depan diproyeksikan defisit Rp 148 miliar. Defisit itu rencananya akan ditutup dari SiLPA Rp 58 miliar dan pinjaman daerah Rp 90 miliar.
(prf/ega)
Proyek Alun-alun Pati Jalan Lagi: Sudewo Klaim Hanya Rp 20 Juta, DPUTR Ungkap Rp 299 Juta
2026-01-11 23:23:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:18
| 2026-01-11 23:17
| 2026-01-11 22:58
| 2026-01-11 22:50
| 2026-01-11 22:06










































