PURWOREJO, – Hiu paus seberat 1,3 ton ditemukan terdampar dua kali di pantai Purworejo. Pertama, ditemukan pada Minggu dalam kondisi hidup lalu terseret ombak. Keesokan harinya, pada Senin , hewan ini kembali ditemukan terdampar dengan keadaan mati.Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (LHP) setempat mengungkap, bahwa hiu paus masuk kategori hewan yang terancam punah dan dilindungi.Kepala Dinas LHP Purworejo, Wiyoto Harjono, mengatakan bahwa hiu paus tersebut pertama kali ditemukan dalam kondisi masih hidup namun sangat lemas di kawasan Pantai Roro Inten, Desa Pagak, Kecamatan Ngombol, pada Minggu .Baca juga: Aktivitas Tambang Ancam Wisata Hiu Paus di Kawasan Konservasi Teluk GorontaloKoordinasi segera dilakukan dengan berbagai pihak, mulai dari Direktorat Jenderal terkait di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), TNI Angkatan Laut, BPBD, hingga DPUPR.Namun, hiu itu kembali terseret ombak menuju laut lepas. Sehingga tidak memungkinkan untuk dievakuasi.“Kemarin hiu paus ditemukan dalam kondisi masih hidup tetapi sudah lemas. Kemudian hiu kembali terseret ombak ke selatan menuju laut lepas dan tidak memungkinkan untuk dilakukan evakuasi,” jelas Wiyoto Harjono pada Senin .Keesokan harinya, pada Senin , hiu paus tersebut kembali ditemukan warga dalam kondisi sudah mati di Pantai Keburuhan, Kecamatan Ngombol.Hiu itu berukuran sekitar 6 meter dengan berat diperkirakan mencapai 1,3 ton.Baca juga: 75 Persen Hiu Paus di Papua Punya Luka, Tunjukkan Besarnya Ancaman yang DihadapinyaTerkait penyebab hiu paus terdampar , Wiyoto menegaskan bahwa hingga kini belum dapat dipastikan karena masih memerlukan kajian ilmiah lebih lanjut.Namun secara umum, terdapat sejumlah faktor alamiah yang bisa menyebabkan hiu terdampar.“Secara umum ada beberapa hal yang menyebabkan hiu dapat terdampar. Seperti adanya perubahan suhu atau salinitas air laut secara frontal maupun fluktuatif tinggi. Kemudian juga bisa karena adanya perubahan pada zona feeding ground atau gangguan saat migrasi,” ungkap Wiyoto.Selain faktor lingkungan, penyebab terdamparnya hiu paus juga bisa berasal dari gangguan pada kondisi tubuh ikan itu sendiri.“Bisa juga karena adanya gangguan pada sistem tubuh hiu itu sendiri. Misalnya ada permasalahan pada sistem pencernaan, pernapasan, dan sebagainya sehingga menyebabkan hiu terdampar,” imbuhnya.Wiyoto juga meluruskan bahwa meski disebut “paus”, hiu paus bukanlah mamalia laut, melainkan termasuk kelompok ikan bertulang rawan Elasmobranchii.Baca juga: Fenomena Aneh: Hiu Paus Muda Makin Sering Terdampar di Indonesia, Naik Lima Kali Lipat Sejak 2020
(prf/ega)
Hiu Paus Seberat 1,3 Ton Terdampar Dua Kali di Purworejo, Dinas LHP Ungkap Faktor Penyebab
2026-01-12 19:18:19
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 18:54
| 2026-01-12 17:53
| 2026-01-12 17:39
| 2026-01-12 17:36
| 2026-01-12 17:28










































