JAKARTA, - Kehadiran kereta cepat Jakarta–Bandung membawa perubahan mendasar dalam pola perjalanan antarkota. Waktu tempuh yang singkat, perjalanan yang senyap, serta efisiensi energi menjadikannya simbol kemajuan transportasi modern.Mulai 18 Desember 2025, penumpang dapat melanjutkan perjalanan menuju atau dari Stasiun Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Halim menggunakan taksi listrik Green SM yang beroperasi di area penjemputan khusus, menghadirkan transisi perjalanan yang lebih praktis dan minim hambatan.Baca juga: Green SM vs Taksi Konvensional: Persaingan Tak Sehat?Aspek operasional turut menjadi keunggulan layanan ini. Armada Green SM yang melayani Stasiun Whoosh Halim tidak terdampak kebijakan ganjil-genap Jakarta, sehingga membantu menjaga kepastian waktu tempuh, terutama pada jam sibuk saat arus lalu lintas di sekitar stasiun meningkat.Dok. Green SM Layanan Green SM Airport dirancang untuk memenuhi kebutuhan para penumpang bandara.Managing Director Green SM Indonesia, Deny Tjia, menegaskan bahwa layanan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan penumpang yang mengutamakan efisiensi waktu, kenyamanan, dan kepedulian lingkungan.“Seiring perjalanan kereta yang semakin cepat dan efisien, perhatian juga perlu diberikan pada pengalaman penumpang setelah turun dari kereta. Melalui kolaborasi Green SM dengan Stasiun Whoosh Halim, kami ingin mendukung perjalanan yang lebih mulus sejak penumpang tiba hingga mencapai tujuan akhir," ujar Deny, dalam keterangan resminya.Baca juga: Taksi Listrik Green SM Sudah Bisa Dipesan Lewat Aplikasi Gojek"Kami berharap setiap perjalanan bersama Green SM terasa nyaman dan menyenangkan, khususnya di momen libur akhir tahun ketika mobilitas masyarakat meningkat,” kata Deny.Dok. Green SM Ilustrasi taksi listrik Green SMDukungan serupa disampaikan oleh KCIC sebagai pengelola stasiun. General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyebut, pengembangan kereta cepat tidak bisa dilepaskan dari penguatan konektivitas lanjutan yang berkelanjutan.“KCIC memandang pengembangan kereta cepat tidak dapat dipisahkan dari penguatan konektivitas first-mile dan last-mile yang berkelanjutan. Kolaborasi dengan Green SM ini menjadi bagian dari komitmen KCIC dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang konsisten, ramah lingkungan, dan nyaman dari stasiun hingga tujuan akhir penumpang,” ujarnya.Dok. Xanh SM Perjalanan dengan kendaraan listrik Xanh SM memberikan pengalaman yang lebih nyaman tanpa polusi suara.Seluruh armada Green SM menggunakan mobil listrik VinFast dengan standar armada yang terjaga dan mitra pengemudi profesional. Kombinasi ini menghadirkan perjalanan yang tenang, bersih, dan bebas emisi.Sebagai bagian dari peluncuran layanan di Stasiun Whoosh Halim, Green SM menawarkan promo diskon 15 persen hingga Rp 50.000 untuk perjalanan menuju dan dari stasiun. Pengguna baru juga dapat menikmati total potongan hingga Rp 150.000 melalui program promo perkenalan, sebagai upaya mendorong adopsi transportasi ramah lingkungan.
(prf/ega)
Taksi Listrik Hadir Dukung Konektivitas Stasiun Whoosh Halim
2026-01-12 06:29:33
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:10
| 2026-01-12 05:16
| 2026-01-12 05:15










































