Sosok Putra Mahkota Keraton Solo yang Jadi Penerus Pakubuwono XIII

2026-02-04 12:02:53
Sosok Putra Mahkota Keraton Solo yang Jadi Penerus Pakubuwono XIII
- Wafatnya Sinuhun Pakubuwono (PB) XIII Hangabehi menandai akhir satu era dalam sejarah panjang Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.Kini, seluruh perhatian tertuju pada siapa yang melanjutkan tampuk kepemimpinan sebagai Pakubuwono XIV.Nama Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Purboyo, putra sulung PB XIII, muncul sebagai kandidat terkuat penerus takhta, sekaligus simbol generasi baru pewaris Dinasti Mataram.Putra Mahkota Keraton Solo telah resmi menyatakan diri sebagai Pakubuwono (PB) XIV atau penerus takhta ayahandanya, Pakubuwono XIII.Pernyataan tersebut disampaikan Putra Mahkota KGPH Purboyo menjelang pemberangkatan jenazah PB XIII ke Makam Raja-Raja Mataram di Imogiri, Bantul, Yogyakarta, Rabu .Baca juga: Silsilah Keraton Solo dari Pakubuwono I hingga XIII, Pewaris Takhta Mataram IslamNamun, di balik proses suksesi ini, bayang-bayang konflik lama yang pernah memecah Keraton Solo masih menghantui.KGPH Purboyo, atau nama lengkapnya Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Hamangkunegoro Sudibyo Rajaputra Narendro Mataram, lahir pada 27 Februari 2003 di Surakarta.Ia merupakan putra pertama PB XIII Hangabehi dan permaisuri Kanjeng Ratu Asih (GKR Pakubuwana Pradapaningsih).Purboyo dinobatkan sebagai Putra Mahkota pada 27 Februari 2022, bertepatan dengan Jumenengan Dalem ke-18 PB XIII, dalam upacara adat resmi di Sasana Sewaka, Keraton Surakarta.Penetapan ini disahkan oleh Pengageng Parentah Keraton, KGPH Dipokusumo, dan disaksikan para sesepuh serta keluarga besar keraton.“Penobatan putra dalem Sinuhun PB XIII dilakukan dengan musyawarah internal keluarga dan restu para sesepuh,” ujar KGPH Dipokusumo dalam prosesi penetapan tersebut.Saat diangkat, Purboyo masih berusia 20 tahun dan tengah menempuh studi di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Semarang.Selain dikenal berpendidikan, ia juga aktif dalam dunia kesenian Jawa, khususnya wayang kulit dan karawitan, dua seni luhur yang menjadi jantung kebudayaan Kasunanan Surakarta.Adik mendiang PB XIII, KGPH Suryo Wicaksono atau Gusti Nino, berharap proses suksesi kali ini berlangsung damai dan tidak menimbulkan perpecahan seperti masa lalu.Kraton Surakarta via Tribunnews KGPAA Hamangkunegoro Sudibya Rajaputra atau yang dikenal dengan nama Gusti Purbaya, menjadi salah satu kandidat untuk menggantikan Kanjeng Sinuhun Pakubuwono XIII Hangabehi, yang meninggal pada Minggu . “Mudah-mudahan tidak ada dualisme lagi. Semua bisa dimusyawarahkan dengan baik demi menjaga marwah dan kelestarian Keraton Kasunanan Surakarta,” ujar Gusti Nino .


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-02-04 09:52